Lelang Jabatan 11 Pimpinan OPD di Karimun Masuk Tahap Wawancara, Akhir Desember 2025 Diumumkan

Plt Sekda Karimun, Djunaidy. (Foto: Dok. Ulasan.co)

KARIMUN – Proses lelang jabatan 11 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Karimun memasuki tahap wawancara Panitia Seleksi (Pansel). Tahap ini akan berlangsung 25-26 November 2025.

Plt Sekretaris Daerah Karimun, Djunaidi, mengatakan, dari 11 posisi jabatan, total 25 pelamar akan segera mengikuti tahap wawancara pansel tersebut.

“Hari Selasa dan Rabu sudah masuk tahap wawancara Pansel. Dari 11 jabatan itu total 25 pelamar, maksimal ada yang tiga calon di satu OPD,” ungkap Djunaidy, Selasa, 25 November 2025.

Kredibilitas seleksi ini diperkuat dengan susunan Tim Pansel yang terdiri dari lima tokoh, di antaranya:

* Dr. Iip Ilham Firman, S.STP., M.Si – Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum, menjabat sebagai Ketua Tim.

* Djunaidi, S.Sos., M.Si – Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, sebagai Anggota.

* Dr. Drs. Firdaus, M.Si – Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Utama Provinsi Kepulauan Riau, sebagai Anggota.

* Dr. Sularno, S.Sos., M.Si – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Karimun, sebagai Anggota.

* Zamzami A. Karim, M.A – Lektor Kepala STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, sebagai Anggota.

“Tim pansel ada lima orang. Termasuk saya sendiri,” katanya.

Setelah tahapan wawancara tuntas, hasilnya akan diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk segera diputuskan.

Lebih lanjut, kata Djunaidy, hasil daripada lelang jabatan tersebut ditargetkan sudah akan diumumkan pada akhir Desember 2025 mendatang.

“Pengumuman insyaAllah dalam bulan Desember, kemungkinan. Secepatnya, yang pasti tidak melewati Desember,” terangnya.

Percepatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses penyusunan anggaran OPD di tahun 2026. Dengan adanya pejabat definitif yang dilantik sebelum tutup tahun, proses administrasi akan jauh lebih mudah.

“Karena mengejar pelantikan juga, jadi untuk memudahkan dalam penganggaran APBD, begitu sudah dilantik SK pengguna anggaran sudah menggunakan nama yang lolos,” tutupnya.