Lis Darmansyah Tak Mau Agama Dijadikan Alat Politik

Lis Darmansyah
Calon Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. (Foto: Dok Tim Lis-Raja)

TANJUNGPINANG – Calon Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menekankan pentingnya menjadikan agama sebagai pondasi dalam berpolitik demi persatuan, bukan sekadar alat untuk meraih kekuasaan.

“Agama tidak boleh dijadikan alat politik semata untuk mencapai kekuasaan. Jadikanlah agama sebagai landasan berpolitik untuk menyebarkan kebaikan dan kedamaian,” ujar Lis sapaan akrabnya, baru-baru.

Lis memperingatkan bahwa penggunaan agama sebagai alat politik hanya akan memicu perpecahan di tengah masyarakat. Ia mengkritik pihak-pihak yang berambisi meraih simpati masyarakat dengan cara-cara yang tidak etis dan bertentangan dengan ajaran agama, seperti mengklaim diri lebih religius dari orang lain atau mengukur amal seseorang, yang seharusnya merupakan hak prerogatif Sang Pencipta.

“Kita tidak berhak mengukur amal orang lain, karena belum tentu kita lebih baik dari mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa agama adalah urusan pribadi antara seseorang dan Tuhan. Agama harus diamalkan untuk membentuk karakter yang lebih baik, bukan sekadar menjadi simbol ucapan.

“Menjadi agamais bukan soal perkataan, tapi penerapan dalam kehidupan sehari-hari melalui perbuatan baik,” ularnya.

Baca juga: Lis-Raja Bertekad Wujudkan Pendidikan Gratis 100 Persen di Tanjungpinang

Lis yang berpasangan dengan Raja Ariza sebagai bakal calon Wali Kota Tanjungpinang dalam Pilkada 2024, mengusung tagline “Tanjungpinang Berbenah”. Mereka memiliki Visi “Bima Sakti” beserta lima misi serta program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.

Lis juga mengajak semua pihak untuk menjaga kedamaian selama Pilkada 2024. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks dan fitnah yang dapat merusak suasana demokrasi.

“Pilkada bukan ajang untuk menentukan siapa yang lebih dekat dengan surga, tapi merupakan arena adu gagasan demi kepentingan rakyat serta momen penting bagi demokrasi,” tutupnya. (*)

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News