Nelayan Kijang Ditemukan Tewas, Polisi: Amizan Diduga Dibunuh

Kapolsek Bintan Timur, AKP Khapandi. (Foto: Andri Dwi Sasmito)
Kapolsek Bintan Timur, AKP Khapandi. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Warga Bintan Timur digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria bernama Amizan (31) yang diketahui seorang nelayan di kawasan perumahan eks PT Antam Kijang.

Penemuan mengejutkan itu terjadi pada Jumat, 7 November 2025, di RT02/RW09 Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Seorang satpam PT Antam Kijang bernama Hardian pertama kali menemukan korban tergeletak tak bernyawa. Temuan ini sontak membuat Hardian panik dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Nelayan Kijang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Berdasarkan informasi yang dihimpun ulasan.co, Sabtu, 8 November 2025, tubuh korban ditemukan dengan sejumlah luka yang mencurigakan. Ada beberapa luka tusukan di bagian perut serta sayatan di bagian kaki. Sehingga memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal.

Meskipun demikian, Kapolsek Bintan Timur AKP Khapandi belum bersedia membeberkan hasil visum jenazah dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bintan. Saat dikonfirmasi media, ia memilih untuk menyerahkan informasi lebih lanjut kepada pihak Polres Bintan.

“Langsung (hasil visum Amizan) tanya ke Kasat Reskrim Polres Bintan saja. Sudah dilimpahkan ke Polres Bintan,” kata AKP Khapandi.

AKP Khapandi hanya menegaskan bahwa pihaknya menduga kuat adanya unsur penganiayaan terhadap korban. Ia juga memastikan bahwa jenazah Amizan telah dimakamkan.

“Langsung ke Polres Bintan saja ya. Jenazah sudah dikebumikan tadi malam,” singkatnya menutup wawancara.

Baca Juga: Geger Isu Penangkapan Pelaku Pembunuhan Nelayan Kijang, Ini Penjelasan Polisi

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bintan Iptu Fikri Rahmadi membenarkan bahwa kasus ini telah resmi dilimpahkan dari Polsek Bintan Timur ke Polres Bintan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Namun, saat ditanya mengenai hasil visum maupun perkembangan kasus, Iptu Fikri masih enggan memberikan banyak komentar.

“Masih dalam proses Lidik, dan saat ini ditangani oleh Polres Bintan,” ujar Iptu Fikri Rahmadi singkat.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News