Operasi Pasar, Kurang Satu Jam Ayam Potong dan Telur Ludes Terjual

Masyarakat serbu ayam potong dan telur ayam di operasi pasar beralamat di Jalan Trikora Kijang, Kabupaten Bintan, Kepri. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Komoditi ayam potong segar dan telur ayam ludes terjual saat operasi pasar berlangsung di Jalan Trikora Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Ahad 14 Desember 2025.

Operasi pasar diadakan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bintan bersama Asosiasi Peternak Kabupaten Bintan, dan Bulog.

Pantauan ulasan.co, masyarakat langsung menyerbu ayam potong segar dan telur ayam yang dijual oleh pedagang. Seperti harga ayam potong segar yang dijual pedagang hanya Rp38.000 per kilogram.

Sedangkan harga telur ayam nomor 3 hanya Rp54.000 per papan.

Seorang warga Bintan Timur, Lina menyebutkan, ayam potong segar yang dibelinya terbilang murah dibandingkan di pasar. Karena harga ayam potong segar di pasar sudah mencapai Rp40.000 per kilogram.

Sedangkan harga ayam potong yang dijual pedagang di operasi pasar hanya Rp38.000 per kilogram.

“Murah (harga ayam potong segar). Selisihnya Rp2.000 per kilogram (antara harga ayam potong),” ucap dia.

Diharapkan dia, harga ayam potong segar bisa kembali normal. “Semoga saja harga ayam potong normal lagi,” harap dia sambil meninggalkan lokasi operasi pasar.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Bintan, Setia Kurniawan menyebutkan, kegiatan operasi pasar untuk menjawab terkait mulai terjadi kelangkaan di pasar.

Karena harga ayam potong di pasar sudah mencapai Rp40.000 per kilogram.

Sedangkan harga ayam potong segar yang dijual selama operasi pasar hanya mencapai Rp38.000 per kilogram.

“Kita bawa ayam potong 180 kilogram, dan 10 ikat atau 50 papan habis terjual dengan waktu kurang lebih setengah jam,” ucap dia.

Selain ayam potong segar dan telur ayam, masyarakat juga menyerbu beras dan minyak. Karena harga dua komoditi tersebut terbilang murah dibandingkan di pasar.

Karena Bulog menjual beras SPHP di operasi pasar hanya Rp57.000 per 5 kilogram. Sedangkan di pasar, harga beras SPHP sudah mencapai Rp61.000-Rp62.000 per 5 kilogram.

“Kita berikan harga murah untuk membantu masyarakat, dan masyarakat jangan panik dengan kondisi seperti ini,” sebut dia mengakhiri.