Pasokan Berkurang, Harga Ayam Potong di Bintan Naik

Pedagang ayam potong di Pasar Barek Motor Kijang, Bintan, Kepri. Harga ayam potong mencapai Rp40 ribu per kilogram. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Pasokan ayam potong mulai berkurang di Pasar Barek Motor Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat 12 Desember 2025.

Pantauan ulasan.co, ada beberapa lapak meja pedagang yang tidak berjualan. Kondisi ini dikarenakan pasokan ayam potong mulai berkurang.

Seperti yang dirasakan Tohir, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Barek Motor Kijang. Biasanya, ia menjual ayam potong ke konsumennya sebanyak 200 kilogram setiap hari.

Saat ini, Tohir hanya bisa menjual ayam potong sebanyak 100 kilogram. Pengurangan pasokan ayam potong terjadi dari kandang milik peternak di Bintan.

“Order ayam potong sudah terbatas. Biasa saya order 200 kilogram. Sekarang saya hanya dapat 100 kilogram,” kata Tohir di Bintan.

Ia tidak mengetahui persis penyebab kurangnya pasokan ayam potong yang diterimanya untuk dijual ke konsumen saat ditanya awak media ini.

“Saya kurang tau juga, stoknya berkurang atau tidak,” ucap dia.

Kurangnya pasokan ayam potong berdampak pada kenaikan harga mencapai Rp2.000 per kilogram.

Karena harga ayam potong saat ini sudah mencapai Rp40.000 per kilogram, dari harga sebelumnya hanya Rp38.000 per kilogram.

Kenaikan harga ayam potong sudah terjadi dua hari belakangan ini. “Sudah dua hari ini, harga ayam Rp40.000 per kilogram. Sebelumnya hanya Rp38.000,” terang dia.

Tapi, kenaikan harga ayam potong tidak mempengaruhi daya beli ayam potong. Sebab, ayam potong yang dijualnya selalu habis atau laku terjual semua ke konsumen.

“Ramai yang beli ayam potong. Mungkin harga ikan lagi mahal. Jadi, pembeli beralih ke ayam potong,” sebut dia mengakhiri.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Bintan, Setia Kurniawan merespon ada beberapa meja pedagang ayam potong tidak berjualan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya dari perusahaan maupun asosiasi peternak di Kabupaten Bintan, telah terjadi penurunan produksi ayam.

“Sebagai gambaran, ini akan terjadi sampai awal Januari nanti,” kata dia.

Namun demikian, kata Iwan panggilan akrabnya Setia Kurniawan, pihaknya bersama asosiasi peternak tetap sepakat untuk mempertahankan harga ayam potong sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah.

“Kita tetap mempertahankan harga ayam potong tidak melebihi HET. Jangan khawatir, stok ayam masih ada di kandang. Sehingga masih ada pasokan ayam potong setiap hari,” sebut Iwan mengakhiri.