Pembobol Brankas Swalayan Dibekuk Polisi saat Berfoya-foya di Hotel

Pembobol Brankas Swalayan Dibekuk Polisi saat Berfoya-foya di Hotel
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu bersama Wakapolresta AKBP Arief Robby Rahman saat merilis pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan. (Foto: Muhammad Bunga Ashab)

TANJUNGPINANGPolresta Tanjungpinang, Kepulauan Riau, berhasil membekuk ZE (29), RN (29) dan MA (30), pelaku pembobol brankas swalayan dan ruko di wilayah hukumnya.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Heribertus Ompusunggu menjelaskan, aksi ketiga pelaku terungkap berdasarkan dua laporan polisi tentang pencurian di swalayan Bintan Centre pada 6 Juni dan salah satu Ruko Grand Vie, Kecamatan Bukit Bestari pada 13 Mei lalu. Para pelaku berhasil mengambil barang berharga dari dua lokasi kejadian.

“Di swalayan brankas dibobol pelaku dengan kerugian Rp300 juta, sedangkan di Ruko Grand View pelaku mengambil uang tunai Rp26 juta, jam tangan Rolex dan perhiasan,” ujar Kombes Pol Ompusunggu saat merilis pengungkapan kasusnya, Senin (12/06).

Ia menuturkan, para tersangka melakukan aksi dengan memantau sekitar lokasi, kemudian masuk masuk dalam tempat kejadian perkara. Setelah berhasil melakukan aksinya, para pelaku menggunakan uangnya untuk berfoya-foya.

“Para pelaku ditangkap saat berfoya-foya dengan perempuan di Hotel Bintan Plaza, ketiganya juga menggunakan narkoba,” ujarnya.

Lanjut, kata Ompusunggu, barang bukti yang diamankan dari para pelaku, yakni uang tunai Rp243 juta, jam tangan Rolex, perhiasan kalung dan gelang, serta alat yang digunakan seperti mobil Honda Brio warna abu-abu bernopol BP 1082 TR, tas selempang, alat-alat perkakas dan sebo.

“Sisa uang tinggal Rp243 juta yang berhasil disita,” ujarnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku kini mendekam di sel tahanan guna pemeriksaan lebih lanjut. Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Baca juga: Polisi Bekuk 3 Komplotan Pembobol Brankas Swalayan di Tanjungpinang

Di kantor polisi otak pelaku, ZE mengaku butuh waktu sekitar tiga jam untuk membobol brankas swalayan tersebut. Ia menuturkan akhir-akhir ini telah melakukan aksi belasan TKP.

“Spontan dan feeling aja masuk ke TKP,” ujarnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News