Daerah

Pemko Tanjungpinang Manfaatkan Momen GMC Dengan Kegiatan Pariwisata


Tanjungpinang, Ulasan.Co – Masyarakat Kota Tanjungpinang tahun ini berkesempatan menyaksikan fenomena alam, Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang diperkirakan terjadi pada 26 Desember mendatang. Tahun ini, Pemko Tanjungpinang memanfaatkan momentum langka itu untuk kegiatan pariwisata yang dipusatkan di kawasan Gedung Gonggong, Tepi Laut.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Surjadi menyatakan mendukung kegiatan pengamatan Gerhana Matahari Cincin yang dilakukan tim Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB) di daerah Tanjungpinang, khususnya kawasan Gedung Gonggong dan Pulau Penyengat.
“Kami sangat mendukung, makanya kami akan membuat Festival Gerhana Matahari Cincin, beberapa kegiatan salah satunya kemarin bagaimana memberikan pemahaman astronomi dan Gerhana Matahari Cincin bagi para guru,” kata Surjadi kepada Ulasan.Co pada Minggu (25/8).
Selain itu, kata Surjadi, bahwa pihaknya juga telah mempersiapkan rencana kegiatan untuk menyambut momentum Gerhana Matahari Cincin tersebut. Pada puncak pengamatan yang digelar 26 Desember mendatang, di pelataran Gedung Gonggong akan digelar diskusi, jalan santai, pagelaran seni, bazar dan melaksanakan salat sunat gerhana serta kegiatan lainnya.
“Di Penyengat juga akan ada kegiatan yang diselenggarakan Pokdarwis, karena memang ilmu Falak yang berkembang diarah kemelayuan kan di Penyengat, ini momentum langka, karena 154 tahun sekali,” tuturnya.
Surjadi mengungkapkan, ketertatikan tim Observatorium Bosscha ITB untuk melakukan pengamatan di Tanjungpinang ketimbang di daerah lainnya karena ada pertimbangan kesejarahan.
“Tanjungpinang sudah pernah menerbitkan beberapa karya sastra terkait dengan ilmu Falak, Perbintangan dan termasuk Kegerhanaan ini,” ujarnya.
Di bulan Oktober mendatang, Pemko Tanjungpinang juga akan melakukan kegiatan pameran di Jakarta. Pada saat itu, lanjut Surjadi, pihaknya akan memamerkan hasil atau karya-karya yang terkait ilmu Falak dan Perbintangan versi melayu.
“Nanti kami juga akan mendorong tim Kementerian Pariwisata untuk bersama-sama mempromosikan kegiatan ini,” pungkasnya. (Alt)
Tags

Related Articles

Back to top button
Close