Peran Pers dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Peran Pers dalam Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Theresya Ratna Sari Panjaitan.

Penulis: Theresya Ratna Sari Panjaitan
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Universitas Maritim Raja Ali Haji

Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

Demikian menurut Pasal 1 Undang-undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kebebasn pers harus dapat memajukan dan mencerdaskan kehidupan bangsa, masyarakat pers internasional sudah memuji kebebasan pers di Indonesia dengan hadirnya UU Nomor 40 Tahun 1999.

Baca juga: Pers sebagai Portal Menuju Pendidikan Berkualitas

Kebebasan pers selaras dengan berekspresi dan demokrasi.Tantangannya UU tersebut memberikan ruang bagi siapa saja untuk mendirikan perusahaan media. Pers menjadi pilar keempat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karenanya insan pers juga bisa mencerdaskan masyarakat.

Pekerjaan insan pers mencakup seluruh anggota-anggota vital manusia, tidak hanya otak dan pikiran saja. tetapi, juga fisik yang prima, serta kecerdasan hati dan nurani. Semua itu harus bisa ditularkan kepada masyarakat.

Hal itu tidak lain agar bisa mencerdaskan masyarakat dengan seluruh komponen manusia yang cerdas. Jadi, tidak hanya sekedar cerdas pikiran saja.

Fungsi pers tidak hanya menginformasi kan berita-berita saja, tetapi juga mengedukasi, dan mengkontrol. Sehingga, dengan fungsi tersebut media massa/pers bisa menjalankan perannya dalam hal mencerdaskan bangsa dan masyarakat. Pers semakin maju, bermartabat, dan amanah dalam menjalankan fungsi dan perannya. Semoga pers semakin baik dalam mencerdaskan warga dan masyarakat.

Pers merupakan salah satu pilar penting kebangkitan kehidupan bangsa dan negara, khususnya kesadaran akan nilai-nilai demokrasi. Maka, atas dasar itu kita menjalani kehidupan sebagai anak bangsa. Sehingga, pers telah menjadi bagian dari pembangunan dan konsolidasi demokrasi.

Pers memiliki peran penting dalam menentukan kualitas demokrasi. Di tengah suasana politik yang sedang hangat menjelang berbagai perhelatan dan kontestasi, tentu saja kita menginginkan pers sebagai jembatan informasi yang mencerahkan dan mencerdaskan.

Apalagi saat ini, kita sedang dilanda berita dan kabar yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Hoax seakan telah mewabah dan sulit dihindari. Apalagi, realitas tersebut telah berpotensi memecah-belah dan merusak tatanan sosial dan suasana kerukunan dan keharmonisan kehidupan masyarakat.

Karena itu, harus berbangga dengan kebebasan informasi yang dimiliki dengan pers sebagai ujung tombak. Sebagaimana yang terkandung dalam fungsi pers seperti yang termaktub dalam UU sebagai fungsi informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial, tentu saja sudah pada tempatnya.

Pers berperan dan berada di garis terdepan dalam meminimalisir berita-berita yang tidak bertanggung jawab serta bohong (hoaks).

Dengan demikian pers sebagai pilar demokrasi harus senantiasa memberi pencerahan dan perspekif objektif tentang segala peristiwa dan isu yang menyangkut kehidupan bangsa dan negara. Pers turut serta dalam membangun kehidupan bangsa, mengontrol berbagai penyimpangan yang tidak sejalan dengan pembangunan, dan mengilhami solusi bagi segala persoalan.

Pers yang bebas dan bertanggung jawab merupakan konsep yang didamba kan dalam pertumbuhan pers di Indonesia. Pers yang bebas dan merdeka di sini bukan bebas yang sebebas-bebasnya.

Bebas dan merdeka dapat diartikan terbebas dari segala tekanan, paksaan atau penindasan dari pihak manapun termasuk pemerintah negara atau pihak-pihak tertentu tetapi tidak mengabaikan etika, nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku, serta memegang teguh kode etik jurnalistik sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.