Perangi Narkoba Demi Kemajuan Bangsa

  • Bagikan
Perangi Narkoba Demi Kemajuan Bangsa
Puspa Anggraini (Foto: Dok Pribadi)

Penulis Puspa Anggraini
Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UMRAH

Bahaya narkoba dapat menghambat kemajuan suatu bangsa. Sebab, mempengaruhi kehidupan bermasyarakat yang bisa merusak generasi bangsa.

Untuk itu semua komponen masyarakat haru ikut andil dalam memerangi bahaya narkoba ini. Jangan sampai penyebaran narkoba ini merusak kemajuan bangsa.

Mari kita cari tau apa sih itu narkoba? Lalu mengapa dampak narkoba sangat berpengaruh bagi kemajuan anak bangsa?

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan. Narkotika itu itu sendiri merupakan zat atau obat baik yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang menimbulkan efek penurunan kesadaran, halusinasi, serta daya rangsang.

Dalam dunia medis penggunaan narkoba untuk mengurangi rasa sakit saat operasi, membuat mati rasa sebagain tubuh agar memudahkan operasi dan masih banyak lagi. Penggunaan narkoba dalam dunia medis tentu masih harus sesuai aturan dan dosis yang sudah ditetapkan.

Pada masa sekarang ini, penggunaan narkoba banyak disalahgunakan untuk hal-hal yang merugikan generasi penerus bangsa. Tak hanya di kalangan masyarakat umum, kasus penyalahgunaan narkoba juga banyak ditemukan pada kalangan artis atau orang orang penting di Indonesia.

Penyalahgunaan narkoba yang memberi efek “pikiran tenang” membuat pemakai merasakan kenikmatan sementara yang menipu pikiran si pemakai. Pengunaan narkoba yang tak sesuai dosis yang wajar dapat merusak jaringan sel pada otak secara permanen.

Efek ini juga dapat “membunuh” fisik dan pola pikir penggunanya secara perlahan karena zat adiktif membuat kecanduan. Tak sedikit kasus penyalahgunaan narkoba yang berujung pada kematian.

Berdasarkan survei BNN bersama LIPI pada tahun 2019, terdapat 3,6 juta orang yang meninggal karena penyalahgunaan narkoba.

Selain beberapa faktor di atas, pemakai narkoba memiliki dampak lain seperti kurangnya pengendalian diri, konflik individu (emosi), terbiasa hidup senang atau mewah, kurangnya kontrol keluarga,kurangnya penerapan disiplin dan tanggung jawab, masyarakat yang individualis.

Penggunaan narkoba bisa disebabkan pengaruh teman sebaya, kurangnya pengetahuan akan bahaya narkoba, hilangnya perhatian dengan komunitas. Susahnya berdaptasi dengan baik,dan mencoba-coba narkoba.

Ciri-ciri penyalahguna narkoba dapat diketahui, seperti perubahan fisik dan lingkungan sehar-hari, perubahan psikologis seperti gelisah, bingung, apatis, suka menghayal, dan linglung, serta perubahan prilaku sosial seperti menghindari kontak mata langsung.

Bagaimana peran mahasiswa dalam kasus narkoba yang menyebar di Indonesia? Mahasiswa sebagai agen perubahan dan penerus bangsa dapat membantu penyuluhan penanggulangan narkoba ke sekolah-sekolah dan masyakarat umum bekerja sama dengan kepolisian dan pemerintah.

Kepolisian atau pemerintahan pasti akan mendukung gerakan ini demi mengurangi angka pemakai narkoba di Indonesia. Membuat berbagai aktivitas untuk menyalurkan minat dan bakat anak muda. Kemudian membantu menyebarluaskan poster/sertakan dalam kata kata motivasi hidup sehat dan membantu orang-orang yang memiliki kemungkinan untuk tidak menggunakan narkoba.

Dalam artian dekat dan membantu mendengarkan orang-orang yang berada dalam titik yang memungkinkan dia untuk jadi pemakai. Setidaknya bisa ikut ambil dalam mengabdi pada negara dengan memeperkecil segala kemungkinan penyalahgunaan narkoba di Negara Indonesia.

Serta dapat mengurangi sedikit demi sedikit paparan tentang narkoba supaya tidak akan ada lagi kedepannya penyalahgunaan narkoba ke generasi berikutnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × four =

58 + = 66