PendidikanTerkini
Trending

Perdana di Tanjungpinang, Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Produksi Kain Shibori

Tanjungpinang, Ulasan. Co – Untuk kali pertama di Tanjungpinang, beberapa siswa SMAN 5 Tanjungpinang yang tergabung di ekstrakulikuler membatik berhasil memproduksi kain Shibori asal Jepang.

Supriyanto selaku guru pembimbing dari ekstrakulikuler tersebut mengakui bahwa adanya produksi kain Shibori tersebut merupakan yang pertama di Tanjungpinang.

“Mungkin ini yang pertama di Tanjungpinang ya. Soalnya saya juga belum pernah lihat ada yang produksi di sini,” ujarnya pada Jumat (10/7).

Menurutnya kain yang diberi merk GM5 itu memiliki kualitas yang baik, memiliki warna yang cerah serta tidak luntur saat dicuci sebab menggunakan pewarna khusus yang ia pesan dari luar Kepri.

“Ini tidak luntur jika dicuci. Bahan pembuatannya seperti pewarna itu kita pesan dari luar,” ujarnya lagi.

Kain Shibori produksi Siswa SMAN 5 Tanjungpinang

Supriyanto mengatakan bahwa para siswa tersebut telah memproduksi kain Shibori sejak beberapa waktu lalu. Selain itu, kain tersebut pun sudah banyak dipesan oleh masyarakat baik masyarakat Kepri maupun dari luar Provinsi Kepulauan Riau.

Kain Shibori produksi Siswa SMAN 5 Tanjungpinang

Lanjut Supriyanto, sebelumnya para siswa SMAN 5 Tanjungpinang tersebut juga telah mengolah bahan Shibori menjadi beberapa produk seperti tas dan baju. Tidak hanya itu, para siswa tersebut juga telah mengkombinasikan kainĀ  Shibori dan Batik Cabut dengan mengangkat tema aktivitas nelayan.

Supriyanto menyampaikan bahwa motif aktivitas nelayan tersebut bertujuan mengabadikan kegiatan para nelayan yang sebelumnya dapat terlihat di depan SMAN 5 Tanjungpinang yang berada di Jl. H. Agus Salim, Tepi Laut, Tanjungpinang. Namun ia sangat menyayangkan akibat aktivitas tersebut kini sudah jarang terlihat dikarenakan adanya proyek yang sedang dikembangkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Tas produksi Siswa SMAN 5 Tanjungpinang. (Foto: Chairuddin)

Supriyanto pun memberikan peluang bagi masyarakat yang ingin memesan batik Shibori tersebut agar dapat menghubunginya.

Tags

Related Articles

Back to top button
Close