Prajurit Yonif Raider Khusus 136/TS Gelar Pertempuran Hutan di Batam

  • Bagikan
Prajurit Yonif Raider Khusus 136/TS Gelar Pertempuran Hutan di Batam
Yonif Raider Khusus 136/TS saat latihan tempur di dalam hutan (Foto: Penrem 033/WP)

Batam – Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 136/Tuah Sakti (TS) menggelar pertempuran hutan di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Yonif Raider Khusus 136/TS menggelar latihan pertempuran hutan selama 27 hari sejak 18 Oktober sampai 23 November 2021, di daerah Latihan Hutan Lindung PT Moya Kompleks sampai Hutan Lindung Tiban, Batam.

Latihan Pertempuran Hutan ini merupakan program kerja tahun anggaran 2021 untuk meningkatkan profesionalisme prajurit satuan tempur dalam menjalankan tugas pokok sehingga dapat diaplikasikan pada kemungkinan perkembangan ancaman di lapangan.

“Latihan pertempuran hutan ini diikuti 195 Prajurit dengan 45 orang Penyelenggara dan 150 pelaku dengan metode materi teknis, taktis dan drill tempur,” kata Danyonif 136/TS Letkol Inf Andi Ariyanto dalam keterangan tertulisnya di Batam, Kamis (25/11).

Selama latihan berlangsung, prajurit hidup dan bertahan di hutan dengan bekal yang sudah disiapkan. Di dalam pertempuran hutan tersebut prajurit dilatih untuk bertahan hidup (survivle) di hutan dengan memanfaatkan makanan alam yang ada dalam hutan.

Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu mengatakan latihan pertempuran ini untuk meningkatkan kemampuan prajurit, mengembangkan keterampilan, dan teknik pertempuran hutan.

“Latihan ini untuk mengingatkan kembali kepada seluruh anggota, bahwa disiplin tempur di medan operasi adalah sangat penting. Hal itu sangat menentukan keberhasilan prajurit di medan penugasan,” ujar Danrem.

 Prajurit Yonif Raider Khusus 136/TS Gelar Pertempuran Hutan di Batam
Prajurit Yonif Raider Khusus 136/TS saat sedang latihan pertempuran di dalam hutan (Foto: Penrem 033?WP)

Danrem 033/WP menjelaskan latihan pertempuran hutan sudah menjadi ikon bagi TNI AD. Teknik ini harus dikuasai dan diimplementasikan oleh prajurit serta tidak melupakan aspek 5K, yakni keamanan, kerahasiaan, kewaspadaan, ketelitian, dan ketepatan.

“Lima aspek ini harus selalu dipedomani dan diimplementasikan dimanapun nanti kalian ditempatkan di daerah penugasan operasi,” kata dia.

Brigjen TNI Jimmy berpesan kepada prajurit yang sedang berlatih agar selalu memelihara, meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan selama latihan, dan kepada komandan satuan dan pelatih agar segera mengevaluasi dan mengkaji selama latihan agar latihan berikutnya bisa lebih baik lagi

“Saya berharap kepada peserta latihan agar selalu memelihara dan meningkatkan pengetahuan, serta keterampilan yang diperoleh selama mengikuti latihan tersebut, kepada para komandan satuan dan pelatih, Madsuni berpesan, agar segera mengevaluasi dan mengkaji lebih mendalam selama latihan berlangsung. Sehingga latihan berikutnya bisa lebih baik dalam meraih capaian yang sudah ditentukan,” tegas Danrem.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan petunjuk dan kekuatannya kepada kita, dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada Segenap Prajurit Raider, masyarakat, bangsa, dan negara yang sangat sangat kita cintai,” tutup Danrem.

Baca Juga: Pasukan Raider Khusus 136/TS akan Bertugas di Papua, Ini Harapan Ketua DPRD Kepri

Sebagaimana diketahui, satuan jajaran Korem 033/WP yang tersebar di tujuh kabupaten dan dua kota memiliki tugas dan fungsi masing-masing dalam rangka mempertahankan kedaulatan Nagara Kesatuan Republik Indonesia.

Di antara satuan tersebut Korem 033/WP memiliki Pasukan Elite TNI yaitu Yonif Raider Khusus 136/TS yang berlokasi di kota Batam dan memiliki Kompi tersebar yaitu, Kompi Senapan A di Tembeling Tanjungpinang, Kompi B di Tanjung Balai Karimun, dan Mako Yonif, Kompi Markas, dan Kompi Khusus di Kota Batam

Salah satu kemampuan Batalyon Raider yang di miliki adalah Pertempuran Hutan, Latihan yang sangat menguras tenaga, fisik, dan pikiran ini sejati sudah menjadi kemampuan prajurit yang sudah memiliki kualifikasi Raider. (*)

 

  • Bagikan