BINTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPR) Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah meluncurkan portal Sistem Informasi Jalan Berlubang (Silubang).
Portal yang berbasis digital membantu masyarakat untuk memberikan laporan kondisi jalan raya berlubang di wilayah Kabupaten Bintan.
“Baru (portal Silubang) kita launching, dan kita sosialisasikan kepada masyarakat Bintan,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bintan, Wan Affandi di Bintan, Senin 10 November 2025.
Portal Silubang, lanjut Wan Affandi, merupakan salah satu upaya Pemkab Bintan untuk mewujudkan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Deby Maryati mengatasi jalan berlubang di Kabupaten Bintan.
Penanganan jalan raya berlubang melalui Satuan Tugas (Satgas) jalan berlubang, dan memudahkan masyarakat untuk langsung melaporkan jalan raya berlubang di Kabupaten Bintan.
“Sementara ini, kita punya dua regu terdiri dari 6 orang Satgas jalan berlubang,” ucap dia.
Sistem pelaporannya, katanya, masyarakat bisa langsung kunjungi portal Silubang. Lalu, masyarakat mengisi nama, hingga meng-upload foto jalan raya berlubang, serta titik koordinat.
Setelah di kirim, petugas akan melakukan verifikasi terhadap pelaporan dari masyarakat. Karena untuk memastikan status jalan raya yang dilaporkan oleh masyarakat tersebut.
Jika status jalan raya milik nasional maupun provinsi, maka Dinas PUPR Kabupaten Bintan akan melaporkan ke pihak Balai Jalan Nasional (BJN), dan Dinas PUPR Provinsi Kepri.
“Kita sudah MoU dengan balai dan Dinas PUPR Provinsi Kepri terkait jalan berlubang di Kabupaten Bintan,” terang dia.
Kalau status jalan raya milik Bintan, maka Dinas PUPR Kabupaten Bintan langsung tangani. Tapi, perlu dilakukan pengecekan kondisi jalan raya berlubang terlebih dahulu.
Kemudian, mengukur luas jalan raya berlubang, hingga menghitung kebutuhan anggaran perbaikan jalan raya berlubang yang akan ditangani.
“Kita berharap masyarakat memanfaatkan portal Silubang untuk melaporkan jalan raya berlubang,” sebut dia mengakhiri wawancara.













