TANJUNGPINANG – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dibuka oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, M.A, di Trans Conventions Centre Tanjungpinang, Senin 17 November 2025.
Rakorda tahun ini mengusung tema ‘Zakat Berbakat, Kepri Hebat, BAZNAS Kepri Kuat’, sebagai simbol penguatan peran zakat dalam pembangunan daerah. Rakorda ini menjadi momentum penting untuk mengkonsolidasikan gerakan pengentasan kemiskinan agar selaras dengan program prioritas nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Saidah menegaskan bahwa output utama Rakorda ini adalah penyusunan rencana kerja dan anggaran BAZNAS Kepri tahun 2026, dengan fokus pada beberapa pilar Asta Cita, yaitu pengentasan kemiskinan, penguatan ekosistem MBG (Makan Bergizi Gratis), dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Untuk Kepri, prioritas kita adalah membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat kepulauan. Dana zakat harus mampu meningkatkan kualitas anak pulau serta memperkuat modal kerja pelaku UKM di daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa BAZNAS siap membangun sistem yang lebih akseleratif dalam mempercepat penurunan kemiskinan di wilayah kepulauan.
“Tugas kami adalah memastikan program prioritas Asta Cita Presiden Prabowo berjalan di Kepri,” ujar Saidah.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kepri, Arusman Yusuf, menyampaikan bahwa Rakorda menjadi ajang penyatuan visi untuk memperkuat lima program besar: Kepri Cerdas, Kepri Makmur, Kepri Sehat, Kepri Taqwa, dan Kepri Peduli.
Ia juga mengungkapkan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kepri mencapai Rp3 triliun per tahun, namun yang baru terhimpun sekitar Rp360 miliar. “Karena itu, Rakorda ini kita manfaatkan untuk menyinergikan program dengan pemerintah daerah dan mengejar potensi penghimpunan yang masih besar,” ujarnya.
Arusman juga membuka wacana program Infak Generasi Z, yang jika terealisasi bersama Dinas Pendidikan berpotensi menghimpun hingga Rp1,8 miliar per bulan. “Ini masih rencananya, semoga bisa direalisasikan,” katanya.
Baca juga: Perkuat Pengumpulan Zakat, BAZNAS Kepri Gandeng Pemkab Karimun
Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemprov Kepri, Sardison, yang hadir mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyatakan apresiasi tinggi terhadap kiprah BAZNAS dalam menyalurkan zakat dan membantu masyarakat.
“Rakorda ini sangat penting untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan tata kelola zakat dan infak di Kepri. Semoga BAZNAS terus menjadi lembaga yang amanah dan profesional,” ujar Sardison.
Ia menekankan bahwa BAZNAS tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan sinergi semua pemangku kepentingan serta dukungan masyarakat agar program penyaluran zakat benar-benar berdampak bagi pembangunan dan kesejahteraan daerah.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kepri juga melakukan penyerahan simbolis sejumlah program unggulan, meliputi:
- Beasiswa BAZNAS Kepri 2025: Anak Pulau Bintang Masa Depan untuk 146 penerima manfaat.
- Program Rumah Layak Huni untuk 35 keluarga.
- Program Z-Auto BAZNAS Kepri untuk mendukung mobilitas mustahik. (*)


















