IndexU-TV

Rumah Masih Terendam Banjir, Warga Dompak Bertahan di Pengungsian

Warga Dompak korban banjir yang mengungsi di Kantor Kecamatan Bukit Bestari. Foto:Ardiansyah Putra/Ulasan.co)

TANJUNGPINANG – Warga Jalan Aisyah Sulaiman, Dompak, Bukit Bestari yang terdampak banjir masih bertahan di pengungsian tepatnya di Kantor Kecamatan Bukit Bestari selama tiga hari terakhir.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua RT 003 RW 003 Jalan Aisyah Sulaiman, Kasiyan saat ditemui di Kantor Kecamatan Bukit Bestari, Ahad (05/03).

Kasiyan mengatakan, sejauh ini ada kurang lebih 30 jiwa yang mengungsi ke Kantor Kecamatan Bukit Bestari sejak tiga hari terakhir karena air belum juga surut.

“Di pengungsian Kantor Camat Bestari kurang lebih ada 12 KK yang mengungsi, dan terdapat ibu hamil sama anak-anak juga,” kata Kasiyan.

Ia menuturkan, tadi malam ada penambahan 1 keluarga, yang terdiri dari 4 orang yang baru mengungsi karena memiliki orang tua yang sedang sakit.

“Kebetulan ada yang sedang sakit, jadi mereka ngungsi tadi malam. Tapi alhamdulillah, karena sudah dapat pengobatan, beliau sudah kembali ke rumah,” ujar Kasiyan.

Ia menyebutkan, warga yang mengungsi dikarenakan rumah mereka terendam air sungai yang meluap karena tingginya curah hujan beberapa hari ini.

“Disanakan ada sungai, tapi saluran pembuangannya kecil, jadi air sungainya meluap semua ke jalan,” ucapnya.

“Ada juga warga yang punya usaha ternak itik dan lele. Mereka rugi karena itiknya mati sama lelenya lepas, karena air sungai meluap,” sambungnya.

Namun, bantuan yang ada hanya dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan satu orang anggota DPRD Kota.

“Alhamdulillah sudah ada bantuan dari dewan, dari Pemko Tanjungpinang dari warga sekitar juga ada. Insya Allah cukuplah untuk dua hari ke depan,” pungkasnya.

Menurut informasi yang diterima oleh Kasiyan, rencananya Gubernur Kepri, Ansar Ahmad akan berkunjung untuk melihat kondisi warga yang masih mengungsi di Kantor Kecamatan Bukit Bestari.

Baca juga: Buaya Muncul di Kawasan Perumahan Griya Puspandari Tanjungpinang
Exit mobile version