Sampah Menumpuk Tak Kunjung Usai, Li Claudia Tinjau Puluhan Lokasi TPS Baru di Batam Kota

Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra saat tinjau sejumlah titik yang diusulkan jadi TPS di Batam Kota (Foto: dok/Diskominfo)
Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra saat tinjau sejumlah titik yang diusulkan jadi TPS di Batam Kota (Foto: dok/Diskominfo)

BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, akhirnya turun langsung meninjau sejumlah titik yang diusulkan sebagai Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kecamatan Batam Kota, Senin, 1 Desember 2025.

Langkah cepat ini dilakukan karena pemerintah ingin mencegah penumpukan sampah yang terus terjadi di kawasan padat penduduk.

Sebagai informasi, warga Batam selama ini terus mengeluhkan ketiadaan TPS resmi di tingkat kecamatan sehingga berbagai TPS ilegal bermunculan dan membuat lingkungan terlihat kumuh.

Selanjutnya, Li Claudia menegaskan bahwa penataan TPS menjadi langkah penting untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan lebih baik.

Baca Juga: Anggota Komisi III DPR Sorot Kasus Dugaan Penipuan Penjualan Kapal di Batam

Selain itu, pengecekan lapangan dilakukan agar lokasi TPS baru benar-benar memenuhi standar kelayakan. Kemudian tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga, dan mudah dijangkau armada pengangkut sebelum sampah dibawa ke TPA Punggur.

“Kami ingin TPS yang benar-benar layak, tidak mengganggu warga, dan mudah dijangkau,” ujarnya dalam keterangan tertulis Selasa, 2 Desember 2025.

Setelah itu, rangkaian peninjauan dimulai dari Kelurahan Belian, tepatnya di area sebelum Perumahan Modena. Dari titik tersebut, rombongan bergerak ke Jalan Tengku Sulung di samping GOR Bandara Odessa, simpang tiga Kampung Air. Dilanjutkan Jalan Pemuda Perumahan Duta Mas, hingga depan Vihara Dharma Mulia.

Kemudian, sejumlah lokasi dengan aktivitas warga yang tinggi juga ikut diperiksa, seperti belakang Halte Trans Batam Legenda, kawasan Perumahan The Hill Residence, samping kolam olahan RW 13, jalur lambat Casablanca, area bekas kantor ATB Baloi Kolam, dan area samping Sate Kendal Baloi Kolam.

Baca Juga: Akses Jalan Ditutup, UMKM Genta Mengadu ke Legislator Batam Ajukan Gelar RDP

Tidak berhenti di sana, peninjauan berlanjut ke kawasan Taman Baloi, depan dealer Toyota, area di sebelah Kantor Pengelolaan IPAL BP Batam. Serta belakang Taman Bunga dekat SPBU Plamo, depan Gedung BSSN Teluk Tering, hingga ujung Perumahan De Summer.

Selanjutnya, Li Claudia menegaskan bahwa penataan TPS merupakan bagian penting dari strategi peningkatan sistem pengelolaan sampah di Kota Batam. Keberadaan TPS yang tertata dan tersebar dengan baik diyakini akan mengurangi penumpukan sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin lingkungan tetap bersih dan pelayanan persampahan semakin baik. Dengan TPS yang terkelola, masyarakat juga akan lebih sadar menjaga kebersihan sekitar,” katanya mengakhiri keterangan.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News