Sejumlah Pihak Dipanggil KPK, Terkait Dugaan Korupsi Fantastis Proyek Kereta Cepat Whoosh

KPK
KPK. (Foto: Dok Ulasan.co)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menunjukkan langkah tegas dalam penyelidikan dugaan korupsi atau mark up proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Whoosh. Proyek ambisius yang dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) itu kini tengah disorot tajam oleh publik.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa lembaganya telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.

“Dalam penyelidikan perkara terkait dengan KCIC, tim penyelidik melakukan permintaan keterangan dengan mengundang sejumlah pihak, tentunya pihak-pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara ini,” kata Budi di Gedung KPK, dilansir dari laman CNN Indonesia.

Baca Juga: Mahfud MD Heran Diminta KPK Laporkan Dugaan Mark Up Whoosh

Ia menegaskan, setiap informasi, keterangan, dan konfirmasi yang diberikan para pihak sangat berarti bagi tim penyelidik untuk mengurai kasus tersebut. Menurutnya, setiap detail keterangan akan menjadi petunjuk penting dalam mengungkap dugaan pelanggaran dalam proyek berbiaya triliunan rupiah itu.

Meski begitu, Budi belum bersedia mengungkap nama-nama pihak yang telah dipanggil. “Terkait dengan materi ataupun pihak-pihak yang diundang untuk dimintai keterangan. Saat ini kami belum bisa, belum bisa menyampaikan detilnya secara lengkapnya seperti apa, karena ini memang masih di tahap penyelidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini masih terus berjalan. Tim KPK kini gencar menelusuri berbagai sumber informasi untuk memastikan setiap pihak yang diduga mengetahui seluk-beluk proyek tersebut dapat dimintai keterangan.

“Sehingga kami tentunya juga mengimbau kepada siapa saja pihak-pihak yang diundang dan dimintai keterangan terkait dengan perkara KCIC ini. Agar kooperatif dan menyampaikan informasi, data, dan keterangan yang dibutuhkan,” tambahnya.

Budi menyebutkan, sejauh ini pihak-pihak yang telah dimintai keterangan menunjukkan sikap kooperatif. “Sejauh ini pihak-pihak yang sudah diundang dan dimintai keterangan kooperatif. Ya artinya ini juga menjadi langkah positif dalam penyelidikan perkara ini,” katanya.

Baca Juga: Purbaya Ogah Bayar Utang Kereta Cepat, Ini Respon Istana

Ia juga memastikan, proses pengumpulan informasi tidak akan berhenti di situ. “Dan tentunya ini masih akan terus bergulir ya, karena tim masih akan terus menelusuri pihak-pihak lain untuk mengumpulkan keterangan-keterangan yang dibutuhkan dalam tahap penyelidikan,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, telah mengonfirmasi bahwa kasus dugaan korupsi proyek Whoosh telah masuk tahap penyelidikan. Pernyataan itu disampaikannya saat menanggapi meningkatnya pembicaraan publik mengenai proyek tersebut di media sosial beberapa waktu terakhir.

“Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” ujar Asep.

Menariknya, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan kepada KPK. Mahfud diketahui menjadi salah satu tokoh yang menyoroti dugaan adanya mark up dalam proyek kereta cepat Whoosh.*

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News