TANJUNGPINANG – Kementerian Sosial (Kemensos) sudah menetapkan 19 guru dan satu Kepala Sekolah untuk mengisi di Sekolah Rakyat Kota Tanjungpinang.
Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, 19 orang guru dan kepala sekolah tersebut berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh Kemensos.
“Total ada 19 guru, 4 di antaranya asli Tanjungpinang. Guru-guru ini sudah diseleksi oleh Kemensos,” kata Zulhidayat, Selasa 16 September 2025.
Meski sudah menetapkan 19 guru yang akan mengajar di Sekolah Rakyat Tanjungpinang, dia mengaku masih harus menunggu dua guru lagi yang masih kosong.
“Kami tinggal menunggu guru agama dan guru bahasa inggris. Jadi semua ikut seleksi. Kalau tidak salah tanggal 25 ini guru-gurunya akan datang,” ucapnya.
Ia menambahkan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) para murid Sekolah Rakyat di Tanjungpinang akan dimulai pada tanggal 30 September 2025 mendatang dan akan langsung menghuni asrama yang ada.
“Total ada 100 siswa untuk tahun pertama. Mereka ini semua dari keluarga kurang mampu di Tanjungpinang,” ujarnya.
Zulhidayat menerangkan, semua pembiayaan dari uang makan, asrama dan seragam, semua gratis dan ditanggung oleh dari Pemerintah Pusat.
“Dari Kemensos langsung anggarannya. Jadi transfer langsung ke sekolah. Jadi tidak ke OPD di Tanjungpinang,” tuturnya.


















