Sekolah Sakinah Boarding School Tanjungpinang Diteror dengan Modus Penipuan

Yayasan Bina Insan Sakinah Boarding School
Yayasan Bina Insan Sakinah Boarding School, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. (Foto: Ist)

TANJUNGPINANG – Orang tua murid dan Yayasan Bina Insan Sakinah Boarding School, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diteror orang tak dikenal dengan modus penipuan.

Orang tua siswa dan pihak sekolah dimintai sejumlah uang dengan mengaku-ngaku salah satu wali murid. Akhir-akhir ini modus penipuan itu sering diterima orang tua dan pihak yayasan melalui pesan singkat dikirim pelaku ke nomor yayasan dan grup belajar antara murid dan guru sekolah.

Kepala SMP As Sakinah, Fadil menceritakan, teror dilancarkan pelaku merupakan peristiwa sudah berulang-ulang kali. Ia menjelaskan, akhir-akhir ini modus pelaku dengan memberitahu ke pihak sekolah bahwa salah satu pelajar di As Sakinah mengalami kecelekaan dan sedang kritis di rumah sakit.

Selanjutnya, pelaku meminta pertanggungjawaban dari pihak sekolah untuk biaya pengobatan karena kejadian tersebut, menurut pesan yang disampaikan pelaku setelah pulang dari kegiatan di sekolah.

“Nah mendapat kabar seperti ini, otomatis kami pihak sekolah panik dan langsung mengecek anak tersebut, ternyata setelah dicek oleh pihak guru, yang diadukan sedang menjalankan aktivitas belajar normal. Kejadian ini pun sampai ke wali murid, membuat orang tua siswa bersangkutan uring-uringan. Kami pun langsung sampaikan langsung anaknya dalam kondisi baik-baik saja, bahkan kami hubungi via video call orang tua yang bersangkutan,” jelas Fadil, Jumat (19/05).

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Resmikan Masjid Sakinah Boarding School Tanjungpinang

Aksi pelaku menggunakan nomor ponsel yang berbeda-beda. Setiap hari meneror pihak sekolah dengan modus yang sama dengan nomor berbeda.

“Saya masih save nomor pelaku, 082145503619, 082331744940, 082331744960, 082137301656, 082331744940, 082145503606,” terangnya.

Meski demikian, Fadil mengaku tindakan itu belum dilaporkan kepada pihak kepolisian. “Saya belum lapor,,” ujarnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News