Sering Terjadi Kebocoran Pipa, ABH Minta Pekerja Proyek Infrastruktur Koordinasi Sebelum Galian

Salah satu kebocoran pipa yang sempat terjadi di salah satu titik di Batam (Foto: dok/ABH)

BATAM – PT Air Batam Hilir (ABH) bersama SPAM Batam mengimbau seluruh pelaksana pekerjaan infrastruktur, khususnya jalan di Kota Batam untuk melakukan koordinasi sebelum melaksanakan pekerjaan galian.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul maraknya insiden kebocoran pipa distribusi air akibat aktivitas alat berat dalam beberapa waktu terakhir.

Humas dan Corporate Communication PT ABH, Ginda Alamsyah, mengatakan, kebocoran pipa kerap terjadi karena pekerjaan galian menggunakan alat berat seperti beko atau ekskavator untuk peningkatan infrastruktur jalan maupun utilitas lainnya.

Kondisi ini berdampak pada gangguan aliran air ke pelanggan dan menurunkan keandalan layanan distribusi air bersih di Batam.

“Kami memahami pekerjaan infrastruktur tersebut merupakan bagian penting dari pembangunan kota. Namun, koordinasi dan kehati-hatian di lapangan sangat dibutuhkan agar jaringan pipa air tidak terdampak, sehingga kontinuitas layanan tetap terjaga,” ujar Ginda, Selasa 11 November 2025

ABH dan SPAM Batam meminta agar setiap pelaksana proyek infrastruktur dan utilitas melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak pengelola jaringan air sebelum melakukan galian.

Selain itu, pelaksana diminta memastikan peta dan posisi jaringan utilitas bawah tanah diperhatikan dengan cermat, terutama di area padat jaringan pipa distribusi air.

Ginda juga mengingatkan agar pekerjaan dilakukan dengan metode yang aman, terutama saat menggunakan alat berat di sekitar jalur pipa, serta melaporkan segera kepada PT ABH dan SPAM Batam apabila ditemukan indikasi kebocoran atau kerusakan pipa di lokasi pekerjaan.

“Kami mengapresiasi pihak-pihak yang selama ini telah berkoordinasi dengan baik. Semoga kolaborasi lintas instansi dan pelaku proyek dapat terus ditingkatkan agar masyarakat Batam dapat menikmati layanan air bersih yang lancar, aman, dan andal,” tutup Ginda mengakhiri keterangan.