Stok Vaksin Indonesia Kosong dan Hampir Kedaluwarsa

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di gerai vaksin Polsek Bintan Timur. (Foto:Andri DS/Ulasan.co)

TANJUNGPINANG – Stok Vaksinasi di Kepulauan Riau (Kepri) saat ini mash kosong, lantaran karena Pemerintah Pusat menghabiskan stok vaksin yang hampir expired atau kedaluwarsa.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kepri, Tjetjep Yudiana saat ditemui di Tanjungpinang, Senin (26/09).

Tjetjep mengatakan, hal serupa juga dialami Kepri karena mendapat stok vaksin dari daerah lain yang hampir kedaluwarsa.

“Kepri sudah mengembalikan vaksin expired, karena menerima vaksin yang masa berlaku tinggal 2 minggu,” kata Tjetjep.

Tjejep menyebutkan, Pemerintah Provinsi terus mengupayakan meminta stok vaksin terbaru dengan mengirim surat dan mendatangi langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI).

“Gubernur sudah secara langsung meminta melalui surat dan datang langsung ke Jakarta,” ucapnya.

Baca juga: Dinkes Kepri Surati Kemenkes Minta Stok Vaksin COVID-19

Ia menyampaikan, Pemerintah Pusat juga sudah mengupayakan untuk mendatangkan vaksin ke Kepri dari provinsi lain.

Akan tetapi, ia meminta, masa berlaku vaksin tersebut harus diperhatikan, agar tidak terjadi kendala serupa, dengan cepatnya masa berlaku vaksin tersebut.

“Percuma kalau vaksin tersebut masa berlakunya sudah tipis, nanti kita kembalikan lagi ke Pemrintah Pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Mohammad Bisri mengatakan, diperlukan kesedaran masyarakat apabila stok vaksin tersedia harus segera vaksin agar tidak dikembalikan lagi.

“Kami minta masyarakat untuk vaksin kalau stok tersedia. Karena minat masyarakat sempat rendah,” jelasnya.

Baca juga: Stok Vaksin COVID-19 di Tanjungpinang dan Bintan Habis