Hai Sahabat Ulasan. Meski lezat dan populer, ikan mentah seperti sashimi bisa menyimpan bakteri dan parasit mematikan jika dikonsumsi tanpa hati-hati.
Mengonsumsi ikan mentah, seperti sashimi atau sushi, memang terasa nikmat bagi sebagian orang. Namun, di balik cita rasanya yang segar, terdapat risiko kesehatan serius yang perlu diwaspadai. Ikan mentah berpotensi mengandung bakteri dan parasit berbahaya, yang dapat memicu berbagai penyakit berbahaya dalam tubuh.
Baca Juga: Sering Ngerasa HP Bergetar Padahal Nggak? Waspada Gangguan Kesehatan Mental
Bayangkan saja, meskipun sudah dibersihkan dengan baik, ikan mentah tetap berisiko menularkan infeksi. Apalagi jika ikan tersebut masih dalam kondisi berdarah atau tidak ditangani secara higienis.
Agar lebih waspada, yuk bahas bersama jenis infeksi berbahaya akibat ikan mentah serta cara aman mengonsumsinya berikut ini.
1. Infeksi Parasit dari Ikan Mentah
Parasit merupakan organisme yang hidup dengan cara mengambil nutrisi dari inangnya tanpa memberikan manfaat apa pun. Walau sebagian tidak langsung menimbulkan gejala, banyak parasit yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius jika dibiarkan.
Infeksi parasit masih menjadi masalah kesehatan besar di negara tropis, termasuk Indonesia. Penularannya sering terjadi melalui air yang terkontaminasi atau makanan yang tidak dimasak sempurna — termasuk ikan mentah atau setengah matang.
Berikut beberapa infeksi yang sering menyerang akibat kebiasaan makan ikan mentah.
2. Anisakiasis (Cacing Herring)
Penyakit anisakiasis disebabkan oleh infeksi cacing gelang kecil dari ikan mentah atau setengah matang. Setelah tertelan, cacing ini bisa menyebabkan sakit perut hebat, mual, dan muntah hanya dalam beberapa jam setelah makan.
Jika tidak keluar lewat batuk atau muntah, cacing dapat menembus dinding usus, memicu peradangan dan reaksi imun lokal yang berbahaya.
3. Infeksi Bakteri Vibrio
Bakteri Vibrio parahaemolyticus banyak ditemukan pada ikan atau kerang mentah. Infeksi ini bisa menyebabkan diare berdarah, kram perut, mual, muntah, demam, dan menggigil.
Pada orang dengan sistem imun lemah, infeksi Vibrio dapat berkembang menjadi lebih parah dan mengancam nyawa, terutama bila tidak segera ditangani dengan baik.
4. Listeriosis
Infeksi Listeriosis disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes, yang sering ditemukan pada makanan laut mentah dan produk susu yang tidak dipasteurisasi.
Jika menyebar ke sistem saraf, penyakit ini dapat memicu meningitis, yaitu peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang.
Gejalanya bisa bervariasi, mulai dari demam dan diare ringan, hingga leher kaku dan kebingungan pada kasus berat.
Khusus bagi ibu hamil, listeriosis bisa menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, bahkan infeksi berat pada bayi.
5. Salmonellosis
Penyakit akibat bakteri Salmonella juga sering muncul setelah mengonsumsi makanan mentah. Gejalanya berupa diare, demam, dan kram perut, yang biasanya muncul 1–3 hari setelah makan makanan terkontaminasi.
Pada sebagian besar kasus, infeksi ini bisa sembuh sendiri. Namun, bagi bayi, lansia, atau orang dengan imun lemah, salmonellosis bisa menimbulkan dehidrasi berat dan memerlukan perawatan medis intensif.
Tips Aman Menikmati Sashimi
Agar tetap bisa menikmati ikan mentah dengan aman, berikut beberapa tips penting yang wajib diperhatikan:
- Pilih restoran terpercaya. Pastikan restoran memiliki reputasi baik dan menerapkan standar kebersihan ketat.
- Periksa kesegaran ikan. Ikan segar biasanya tidak berbau amis dan disimpan pada suhu dingin yang sesuai.
- Ketahui asal ikan. Pastikan kamu tahu dari mana ikan berasal dan bagaimana proses penanganannya.
- Konsumsi secukupnya. Hindari makan sashimi terlalu sering atau dalam jumlah besar.
Perhatikan kondisi tubuh. Ibu hamil, anak-anak, dan orang dengan imun lemah disarankan tidak mengonsumsi ikan mentah karena lebih rentan terkena infeksi.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi tenaga medis jika kamu mengalami gejala berikut setelah makan ikan mentah:
- Mual dan muntah berulang.
- Demam tinggi.
- Diare parah atau berdarah.
- Dehidrasi.
- Nyeri perut hebat.
- Gejala neurologis seperti kebingungan atau kejang.
Meski sashimi dan sushi dikenal lezat dan menggugah selera, penting bagi kamu untuk tetap memperhatikan risiko kesehatan yang menyertainya.
Dengan mengikuti tips aman di atas, kamu tetap bisa menikmati hidangan ikan mentah tanpa khawatir terkena infeksi berbahaya.*
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News


















