TANJUNGPINANG – Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Vokasi Tahun 2025 yang diselenggarakan PPVI–IGVIM Kepulauan Riau (Kepri) berlangsung sukses dan penuh antusiasme.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan Plakat Anugerah Vokasi Indonesia kepada PT McDermott Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar perusahaan tersebut dalam memajukan pendidikan vokasi di Kepri.
Penghargaan diberikan pada kegiatan yang digelar di SMK Negeri 7 Batam, di mana PT McDermott Indonesia telah menjalin kerja sama (MoU) dengan tujuh SMK di Batam dalam berbagai program strategis, mulai dari pemagangan guru, penyediaan guru tamu industri, hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk siswa.
Upaya ini dinilai sebagai langkah konkret memperkuat kompetensi lulusan SMK sekaligus menjawab kebutuhan tenaga terampil di sektor industri strategis di Kepri, terutama maritim dan pariwisata.
Ketua PPVI–IGVIM Kepri, Fitrinaldi menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad atas dukungan penuh yang diberikan sehingga Seminar Nasional Vokasi dalam rangka HGN 2025 dapat terlaksana dengan baik. “Dukungan tersebut menjadi kontribusi signifikan bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan vokasi di daerah,” kata Fitrinaldi, Kamis 4 Desember 2025.
Apresiasi juga disampaikan kepada Wakil Ketua I DPRD Kepri, H. Dewi Kumalasari, yang terus memberikan perhatian dan arahan serta memantau persiapan kegiatan hingga menjelang pelaksanaan demi memastikan kelancaran acara.
“Semoga momentum ini memperkuat silaturahim insan vokasi di Kepri dan menjadi spirit dalam mempersiapkan SDM unggul menyambut pertumbuhan industri di Kepulauan Riau,” ujarnya.
Baca juga: Momentum HGN 2025: PPVI IGVIM Kepri Beri Anugerah Vokasi ke Guru hingga Industri
Dengan terselenggaranya seminar nasional dan pemberian Anugerah Vokasi Indonesia, PPVI–IGVIM berharap kolaborasi dunia pendidikan dan industri di Kepri semakin solid dan berkelanjutan.
Tema peringatan Hari Guru Nasional Vokasi 2025 yakni “Bergerak Bersama Guru Vokasi: Inovasi, Kolaborasi, Keunggulan Wilayah Berdaya Saing Global” menjadi komitmen insan vokasi untuk tumbuh dan berperan nyata. (*)


















