ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan visi Energi Baru Anambas Maju.
Langkah nyata itu terlihat dari fokus utama pemerintah daerah yang menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan.
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Wakil Bupati Raja Bayu, menyambut hangat kunjungan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Anambas, M. Hafis, beserta jajarannya di ruang rapat lantai 2 Kantor Bupati.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi. Dalam kesempatan itu, Kepala BPN menyerahkan sertifikat lahan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) seluas 6,9 hektare yang berlokasi di Desa Langir, Kecamatan Palmatak, kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Baca Juga: Bupati Aneng Resmikan Kantor Dinas Damkar Kepulauan Anambas
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Setelah menerima sertifikat tersebut, Bupati Aneng menyampaikan apresiasinya atas kerja cepat Kepala BPN M. Hafis yang baru empat hari bertugas di Anambas namun langsung berhasil menerbitkan sertifikat lahan pembangunan SR.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BPN atas kerja samanya hingga sertifikat lahan ini cepat terbit. Ini bukti nyata bahwa pemerintah daerah dan instansi vertikal di Kepulauan Anambas mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo,” ucap Aneng.
Bupati Aneng menjelaskan bahwa sertifikat lahan tersebut menjadi syarat utama bagi pemerintah daerah untuk memulai pembangunan fisik Sekolah Rakyat, yang dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026 di Desa Langir, Kecamatan Palmatak.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara BPN dan Pemerintah Kabupaten dalam mempercepat layanan pertanahan. Menurutnya, percepatan ini tak hanya penting untuk urusan sertifikat lahan SR, tetapi juga mencakup Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pengurusan aset pemerintah, izin pemanfaatan lahan, hingga kebutuhan masyarakat umum.
“Percepatan layanan pertanahan harus terus diperkuat agar prosesnya cepat, tidak bertele-tele, dan hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujar Aneng.
Baca Juga: Bupati Aneng Mengarungi Gelombang Tinggi Serahkan Seragam TK Negeri 2 Palmatak
Tak lupa, ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia menghibahkan lahan seluas 6,9 hektare untuk pembangunan SR tersebut.
“Semoga menjadi kebaikan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Anambas,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala BPN Kepulauan Anambas, M. Hafis, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus membantu pemerintah daerah dalam membereskan berbagai persoalan sertifikat lahan di wilayah kepulauan.
“Kami siap membantu pemerintah daerah menyelesaikan pengurusan sertifikat tanah, baik untuk aset pemerintah maupun lahan masyarakat, agar tidak terjadi tumpang tindih,” ucap Hafis.
Ia menambahkan, BPN Anambas akan menjalin kerja sama lebih erat dengan pemerintah desa, kelurahan, dan instansi terkait guna mempercepat proses sertifikasi. Tahun depan, melalui program PTSL, BPN menargetkan penyelesaian 1.500 sertifikat lahan di wilayah Kepulauan Anambas.
“Kami akan fokus mempercepat penyelesaian sertifikat agar masyarakat mendapat kepastian hukum atas lahannya,” tutup Hafis.
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News

















