Tiga PPPK Disdik Kepri Diperiksa Terkait Calo Honorer, Hasilnya Masih Disembunyikan

Kantor Dinas Pendidikan Kepri di Kawasan Dompak, Kota Tanjungpinang. (Foto: ardiansyah)
Kantor Dinas Pendidikan Kepri di Kawasan Dompak, Kota Tanjungpinang. (Foto: ardiansyah)

TANJUNGPINANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menindaklanjuti kasus dugaan calo honorer yang menyeret sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Saat ini, proses pemeriksaan terhadap para oknum pegawai tersebut sudah berjalan.

Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdik Kepri, Suhono, menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Wagub Kepri Tunggu Laporan Dugaan Calo Honorer di Disdik, Kasus Masuk Identifikasi APH

“Dalam proses kita. Menunggu arahan dari pimpinan,” ujar Suhono saat dikonfirmasi, Senin 27 Oktober 2025.

Namun, ia enggan membeberkan secara rinci berapa jumlah pegawai yang telah diperiksa dalam dugaan praktik percaloan honorer itu. Ia hanya menyarankan agar awak media mengonfirmasi langsung kepada Sekretaris Disdik Kepri.

“Mungkin bisa hubungi Pak Sekretaris ya. Sebab, ranahnya bidang kepegawaian,” singkatnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Kepri, Supardi, membenarkan bahwa sudah ada tiga orang pegawai yang dipanggil dan dimintai keterangan terkait isu calo honorer tersebut. Pemeriksaan dilakukan setelah mencuatnya pemberitaan mengenai dugaan praktik tidak terpuji di lingkungan Disdik Kepri.

Baca Juga: BKD Kepri Siap Pecat 3 Oknum Pegawai Disdik Diduga Jadi Calo PTK Non ASN

Menurut Supardi, kasus ini sudah diketahui oleh Gubernur Kepri, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Inspektorat. Ketiganya turut memantau perkembangan kasus yang kini menjadi sorotan publik itu.

Meski demikian, Supardi memilih tidak mengungkap hasil sementara dari pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap ketiga pegawai tersebut.

“Yang jelas, keputusan akhir berada di tangan pimpinan. Karena hasil tersebut sudah kita sampaikan ke pimpinan,” ungkapnya mengakhiri pernyataan.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News