Tim Terpadu Akan Dirikan 2 Posko Pengamanan di Pulau Rempang

Pulau Rempang
Tim terpadu saat di Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. (Foto: Muhamad Islahuddin)

BATAM – Tim terpadu berencana akan mendirikan dua posko pengamanan di Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Tim terpadu ini terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Ditpam BP Batam guna mendampingi tim dari BP Batam untuk pengukuran lahan.

Pendirian posko pengamanan ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto. Ia menuturkan, tim terpadu akan mendirikan dua titik posko pengamanan di Rempang, yakni di Jembatan IV Barelang dan rest area simpang Sembulang.

“Nanti kita akan siagakan anggota dari Tim Terpadu untuk bergantian berjaga di posko itu,” kata Nugroho, Jumat (08/09).

Nugroho mengatakan, dalam insiden bentrokan dengan warga kemarin, polisi mengamankan delapan orang yang diduga sebagai provokator dalam kejadian itu.

“Ada yang lempar batu, bom molotov, ada bukti lain ketapel, parang, batu,” kata dia.

Sepanjang jalan menuju rest area simpang Sembulang, Tim Terpadu mendapat pengadangan dan perlawanan oleh masyarakat Rempang yang menolak.

“Dengan jarak 25 kilometer, warga blokir jalan kurang lebih menggunakan 10 pohon sengaja ditumbangkan dua buah kontainer,” kata dia.

Hingga tadi malam, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Laporan dari anggota tidak ada korban jiwa, termasuk masyarakat,” kata dia.

Baca juga: Setelah Bentrok Petugas Vs Warga Rempang, Situasi Mulai Kondusif

Baca juga: Memanas Lagi, Aparat dan Warga Kembali Bentrok di Simpang Rempang Cate

Nugroho pun membantah adanya kabar bayi yang meninggal dalam insiden tersebut. Ia menegaskan informasi tersebut hoaks atau tidak benar.

“Bayi meningggal itu hoaks, sudah kita klarifikasi. Bayi tersebut masih hidup,” kata dia. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News