Usai Cek Harga Beras di Bintan, Pejabat Bapanas Kabur dari Wartawan! Ada Apa?

Bapanas cek harga beras di sejumlah swalayan maupun minimarket di Kabupaten Bintan, Kepri. (Foto: Andri Dwi Sasmito)
Bapanas cek harga beras di sejumlah swalayan maupun minimarket di Kabupaten Bintan, Kepri. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Badan Pangan Nasional (Bapanas) terlihat menghindari wartawan setelah melakukan pengecekan harga beras di sejumlah swalayan di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Peristiwa itu sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan awak media.

Selanjutnya, Fungsional Analisis Ketahanan Pangan Bapanas, Akber Maulana, memilih menghindari wawancara saat Jurnalis Ulasan Network mencoba meminta keterangan terkait hasil pengecekan harga beras tersebut.

“Maaf ya,” singkat Fungsional Analisis Ketahanan Pangan Bapanas, Akber Maulana, sembari langsung menuju mobil yang terparkir di swalayan Super Jess, Jalan Tanah Merah, Kecamatan Bintan Timur, Rabu 10 Desember 2025.

Baca Juga: Waspada! Anak-anak Diserang Demam dan Batuk Pilek Akibat Cuaca Ekstrem di Kepri

Setelah itu, rombongan Bapanas melanjutkan aktivitas pengecekan harga beras bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri serta Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Bintan.

Pemeriksaan tersebut berlangsung di Mini Market Mitra, Super Jess, hingga sejumlah swalayan dan minimarket lainnya di wilayah Bintan.

Berikut ini pantauan harga beras yang terdisplay di swalayan dan minimarket pada hari tersebut:

  • Beras Batak Raya: Rp305.000
  • Ladang Pade: Rp360.000
  • Gulden Eagle: Rp285.000
  • Royal Banana: Rp355.000
  • Gong-gong: Rp313.500
  • Pisang Aroma: Rp304.000
  • Anak Solok: Rp310.000
  • Putri Padang: Rp325.000
  • Gajah Merah: Rp373.500
  • Bakti: Rp313.500

Dengan demikian, pengecekan harga beras yang seharusnya memberikan informasi kepada publik justru menyisakan pertanyaan lantaran pejabat Bapanas menghindar dari media.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News