Viral, Pria di Natuna Mengamuk Bawa Sajam di Jalan Raya, Warga Panik dan Berhamburan

Anggota Polisi berhasil amankan pria mengamuk di jalan raya sambil membawa senjata tajam. (Tangkapan Layar Video Warga)
Anggota Polisi berhasil amankan pria mengamuk di jalan raya sambil membawa senjata tajam. (Tangkapan Layar Video Warga)

NATUNA – Warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mendadak geger setelah beredar luas sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria mengamuk di jalan raya sambil membawa senjata tajam. Aksi brutal itu sontak membuat suasana malam berubah mencekam.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam, 1 November 2025, di sepanjang Jl. Dkw. Muhammad Benteng hingga Jl. Jendral Sudirman, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur.

Baca Juga: Natuna Menuju Kabupaten Layak Anak, Dinas P3AP2KB Fokus Cegah Kekerasan

Dalam rekaman video yang viral, pelaku terlihat memegang sebilah pisau sambil menebaskannya ke arah warga dan sejumlah kendaraan yang terparkir di pinggir jalan. Aksi nekat itu membuat warga sekitar panik dan berlarian menyelamatkan diri.

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, pria tersebut diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

“Awalnya dia ribut di jalan, marah-marah, terus tiba-tiba menebas kendaraan orang pakai pisau. Warga takut semua, langsung lari,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian.

Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat dikejar warga bersama petugas yang datang ke lokasi. Namun, pria itu berhasil melarikan diri ke arah kawasan permukiman.

Pengejaran akhirnya membuahkan hasil. Pada Ahad siang, 2 November 2025, pelaku ditemukan bersembunyi di salah satu wilayah pemukiman warga dan langsung diamankan oleh aparat.

Baca Juga: RAPBD 2026 Fokus Kemandirian Fiskal, Pemkab Natuna Tingkatkan Pelayanan Dasar

Akibat insiden mengerikan itu, seorang warga dilaporkan mengalami luka saat berusaha menghindari tebasan pelaku. Korban segera dilarikan ke RSUD Natuna untuk mendapatkan perawatan medis.

Penangkapan pelaku disambut lega oleh warga sekitar. Mereka mengaku sempat dilanda ketakutan dan tidak tenang tidur pada malam sebelumnya.

“Alhamdulillah sudah ketangkap. Semalam kami was-was mau tidur, karena takut dia balik lagi,” ujar salah seorang warga.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News