Wagub Nyanyang: Pemprov Kepri Fokus Dongkrak PAD di Tengah Penyesuaian Belanja 2026

Wagub Nyanyang
Wakil Gubernur Kepri Nanyang Haris Pratamura. (Foto: Ardiansyah)

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) berkomitmen memperkuat sumber pendapatan daerah sebagai langkah strategis menghadapi penurunan Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat pada tahun 2026.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura. (Foto: Ardiansyah)

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan, meski nilai TKD Kepri tahun depan diproyeksikan turun menjadi sekitar Rp1,4 triliun, Pemprov tidak tinggal diam. Penyesuaian belanja, termasuk belanja pegawai dan belanja rutin lainnya, akan diiringi dengan langkah konkret untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita sedang menghitung ulang dan menata prioritas belanja agar program strategis tetap berjalan. Di sisi lain, PAD harus terus kita genjot,” ujar Nyanyang di Tanjungpinang.

Gubernur Ansar Ahmad berdiskusi dengan Wagub Nyanyang selaku Ketua Pokja MBG Kepri saat berlangsungnya Rakor Percepatan MBG di Dompak. (Iwan/Biro Adpim Kepri)

Menurutnya, salah satu strategi utama adalah menggerakkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)agar lebih produktif dan berkontribusi terhadap kas daerah. Pemprov juga tengah mengevaluasi potensi pendapatan dari sektor-sektor unggulan Kepri, seperti maritim, pariwisata, dan perikanan.

“BUMD harus bisa jadi motor penggerak ekonomi daerah. Kita dorong mereka agar tidak hanya bertahan, tapi bisa mencetak keuntungan untuk PAD,” ujarnya.

Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura bersama investor dari CRBC di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang. (Foto: Ardiansyah)

Selain memperkuat PAD, Pemprov juga tengah mempertimbangkan skema pinjaman daerah untuk pembangunan infrastruktur strategis, namun langkah tersebut masih menunggu persetujuan dari DPRD Kepri.

“Pinjaman itu masih dalam proses pembahasan dengan DPRD. Yang jelas, kita berupaya menjaga keseimbangan fiskal sambil terus mencari peluang peningkatan pendapatan,” kata Nyanyang.

Baca juga: Wagub Nyanyang Resmi Buka Kejuaraan International Silat di Batam, Diikuti Ribuan Peserta dari 7 Negara

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemprov Kepri berharap tetap dapat menjaga keberlanjutan program pembangunan meski menghadapi keterbatasan fiskal dari pusat. (*)