LINGGA – Warga Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Lingga, berharap pemerintah segera menuntaskan pembangunan jembatan yang terbengkalai akibat kasus korupsi. Mereka menilai, jembatan tersebut sangat vital bagi akses masyarakat sehari-hari.
Ambok Tang, salah satu warga Desa Marok Kecil, mengaku prihatin karena jembatan di desanya tak kunjung rampung meski sudah lama dibangun. Apalagi kini, proyek tersebut justru menyeret empat orang sebagai tersangka korupsi.
“Jembatan ini sangat penting bagi kami, semoga bisa segera diperbaiki. Jangan sampai masyarakat terus menunggu tanpa kepastian,” kata Ambok Tang, Sabtu 20 September 2025.
Menurut Ambok Tang, jembatan kecil yang saat ini digunakan warga sangat sempit. Setiap kali mobil melintas, pengguna jalan lain harus menunggu karena tidak bisa bersamaan.
Kondisi itu membuat aktivitas warga kerap terhambat, terutama saat membawa hasil pertanian atau kebutuhan pokok.
“Kami hanya bisa pasrah, padahal jembatan besar yang dijanjikan belum juga bisa kami gunakan,” ujarnya.
Rasa kecewa juga disampaikan Ketua RW 01 Desa Marok Kecil, Ruslan Idrus. Ia mengaku warga sempat gembira ketika mendengar akan ada jembatan besar dibangun di desanya.
“Awalnya masyarakat sangat senang, tapi kenyataannya jembatan itu malah dikorupsi. Akibatnya sekarang tidak bisa digunakan,” kata Ruslan.
Ruslan berharap kasus hukum yang menjerat oknum pejabat terkait tidak mengorbankan kepentingan masyarakat. Ia meminta agar pemerintah tetap memperjuangkan agar pembangunan jembatan segera dituntaskan.
“Harapan kami sederhana, jangan ulangi kesalahan yang sama. Yang penting jembatan ini cepat diselesaikan supaya bisa dinikmati warga,” ujarnya.


















