Warga Karimun Diminta Skrining Gejala TB Puskesmas

Bupati Karimun mengikuti skrining pemeriksaan gejala TB di Puskesmas Meral. (Foto: Hairul S)

KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun mengajak seluruh masyarakat melakukan pemeriksaan secara mandiri (skrining) Tuberkolosis (TB). Layanan tersebut tersedia secara gratis di Puskesmas Meral menggunakan Mobile X-Ray.

Imbauan disampaikan Bupati Karimun, Iskandarsyah kepada seluruh lapisan masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan deteksi dini ini sebelum batas waktu pada 5 Desember 2025.

“Kami mengajak masyarakat untuk datang memeriksakan diri dalam program penanggulangan TB,” ungkap Iskandarsyah, Jumat, 14 November 2025.

Program skrining TB gratis ini menargetkan 8.225 pemeriksaan. Namun, hingga saat ini, Puskesmas Meral baru mencatat 780 orang yang telah mengikuti skrining. Angka ini menunjukkan partisipasi yang masih sangat jauh dari harapan, mengingat pentingnya deteksi dini.

Ironisnya, dari pemeriksaan yang minim tersebut, tim medis telah berhasil mengidentifikasi 11 kasus TB baru yang kini sudah dalam penanganan.

Penemuan kasus ini menjadi indikasi bahwa tingkat penularan di masyarakat berpotensi lebih tinggi jika skrining tidak segera dipercepat.

“Pemeriksaan ini sangat penting untuk kesehatan kita bersama. Kami mengajak seluruh warga, terutama yang mengalami gejala batuk berkepanjangan, untuk segera memanfaatkan layanan skrining di Puskesmas Meral,” tegas Bupati.

Menyikapi rendahnya partisipasi ini, Bupati Karimun menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun untuk menyurati seluruh jajaran pemerintahan tingkat bawah mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT agar menggerakkan warganya secara masif.

“Kami sudah meminta Sekda untuk menyampaikan instruksi kepada camat, lurah, dan RT agar menggerakkan warganya. Program ini sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan menekan penyebaran TB,” kata Bupati.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat bahwa skrining TB gratis ini adalah upaya penting untuk menekan penyebaran penyakit yang mematikan ini di Karimun. Deteksi dini merupakan kunci untuk mempercepat penanganan dan mencegah penularan lebih luas.

Program skrining ini menggunakan teknologi canggih Mobile X-Ray yang menjamin proses deteksi lebih cepat dan akurat, serta disediakan gratis bagi seluruh warga Karimun.

“Dengan batas waktu yang tersisa kurang dari sebulan, Pemkab Karimun berharap intervensi melalui instruksi kepada RT/RW dapat memicu lonjakan partisipasi,” katanya.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif masyarakat, guna memastikan target 8.225 skrining tercapai dan pengendalian TB di daerah berjalan optimal.

“Warga diimbau untuk segera datang ke Puskesmas Meral dan memanfaatkan kesempatan skrining gratis ini, terutama jika memiliki riwayat kontak dengan pasien TB atau mengalami gejala pernapasan yang mencurigakan,” tuturnya.