Warga Serbu Pasar Murah Kedua di Karimun, Jaga Stabilitas Harga

Gerakan Pangan Murah di Karimun. (Foto: Hairul S)
Gerakan Pangan Murah di Karimun. (Foto: Hairul S)

KARIMUN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) kembali menggelar Pasar Murah Pangan untuk kedua kalinya di Kabupaten Karimun, Sabtu, 15 November 2025.

Kegiatan ini kembali menarik perhatian warga karena menghadirkan harga sembako yang jauh lebih murah dibandingkan pasar umum.

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi pasar murah. Mereka berharap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Terutama di tengah kondisi ekonomi yang membuat daya beli menurun.

Baca Juga: Bupati Iskandarsyah Ungkap Stunting di Karimun Ternyata Dominan di Wilayah Hinterland

Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Sugianto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.

Sugianto juga menyampaikan bahwa pasar murah ini digelar sebagai upaya konkret pemerintah untuk membantu masyarakat.

“Tujuan utama kami adalah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta kemudahan akses masyarakat mendapatkan bahan pokok,” ujar Sugianto.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa kondisi ekonomi terbaru menjadi alasan kuat pasar murah ini kembali digelar.

“Kondisi saat ini daya beli masyarakat berkurang. Oleh karena itu melalui bazar pangan ini bisa membantu meringankan beban,” tambahnya.

Baca Juga: TKD Dipangkas Rp185 Miliar, Bupati Iskandarsyah Putar Otak Kejar PAD

Kegiatan ini juga tercatat sebagai pasar murah kedua yang diadakan di Karimun, setelah pelaksanaan pertama pada Oktober 2025 yang sukses menarik banyak warga.

“Ini lah bentuk perhatian Pemprov Kepri terhadap masyarakat di Karimun,” ungkap Sugianto.

Selain itu, pasar murah kali ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga ramah kantong, yang langsung menjadi incaran masyarakat. Berikut daftar harga yang tersedia:

  • Beras SPHP Rp56 ribu (5kg)
  • Beras Fayola Rp62 ribu (5kg)
  • Gula Pasir Rp14 ribu/kg
  • Minyak Goreng M&M Rp16,5 ribu/liter
  • Minyak Kita Rp15 ribu/liter
  • Bawang Jawa Rp33 ribu/kg
  • Bawang Ballery Rp15 ribu/kg
  • Cabai Merah Rp73 ribu/kg
  • Cabai Setan Rp53 ribu/kg
  • Cabai Rawit Rp43 ribu/kg
  • Telur Ayam Rp51 ribu/papan
  • Tepung Mila 1kg Rp9,5 ribu
  • Tepung Tulip 1kg Rp8 ribu
  • Intermie Kaldu Rp6,2 ribu/5 pcs

Dengan hadirnya harga-harga murah tersebut, pemerintah berharap pasar murah ini dapat menekan inflasi daerah serta memperkuat daya beli masyarakat Karimun.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menjual sembako murah. Pasalnya, panitia juga menggelar senam sehat bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis agar masyarakat bisa merasakan manfaat ganda dari kegiatan tersebut.*

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News