TANJUNGPINANG – Maraknya penipuan berkedok pelayanan KTP Digital belakangan ini membuat resah masyarakat. Bahkan ada yang menjadi korban, hingga uang di dalam rekening hilang.
Kabid Dukcapil Kepri, Abbas M. Zein mengatakan, banyaknya kasus penipuan dengan modus penggunaan KTP digital di Kepri, karena adanya oknum yang mengatas namakan Dukcapil.
“Keamanannya dijamin, hanya saja beberapa bulan terakhir masyarakat kita tertipu oleh oknum yang mengaku sebagai petugas dukcapil,” kata Abbas.
Dia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya atau tidak tertipu dengan nomor tidak dikenal yang mengatas namakan dukcapil mana saja dengan meminta datang untuk melakukan aktivasi KTP Digital.
“Biasanya penipu ini mengatas namakan petugas dukcapil. Makanya masyarakat jangan tertipu oleh oknum ini,” ucapnya.
Dia menegaskan, apabila masyarakat mendapat kontak dari nomor tak dikenal untuk meminta aktivasi dengan datang ke kantor dukcapil setempat.
“IKD atau KTP tidak bisa diaktifkan dengan orang lain. Harus dengan yang bersangkutan,” ujarnya.
Namun demikian, pihaknya belum menerima jumlah masyarakat yang telah tertipu oleh oknum dengan modus aktivasi KTP Digital.
“Secara data kami tidak punya, tapi dari hasil diskusi kami, ada beberapa yang menjadi korban dan tertipu belasan juta,” ungkapnya.
Dia meminta masyarakat untuk waspada dan tidak tertipu serta tidak melayani nomor yang tidak dikenal, mengatas namakan petugas dukcapil.
“Kalau ada yang menghubungi, kami minta masyarakat tidak melayan atau menggubris oknum penipu yang mengatas namakan petugas dukcapil,” pungkasnya.


















