Demonstran Minta Gubernur Kepri Perhatikan Warga Pulau Rempang

Unjuk rasa
Unjuk rasa Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang. (Foto: Ardiansyah)

TANJUNGPINANG – Puluhan demonstran tergabung dalam Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kamis (31/08).

Unjuk rasa ini meminta Gubernur Kepri memperhatikan kesejahteraan masyarakat Kepri yang berada di Pulau Rempang, Kota Batam.

“Kami mohon kepada gubernur untuk menangani masalah ini, jangan masalahnya berlama-lama,” kata Mahyudin Nadeak, orator aksi, Kamis (31/08).

Ia menyebut, banyak kalimat menyayat hati dari Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi dalam beberapa cuplikan video di media sosial.

“Kalimat itu sangat menyayat hati masyarakat. Apalagi ada kalimat yang menyebut jika dijual Rp10 jutan pun tanah itu tidak laku,” ujarnya.

“Itu penghinaan. Kami sebagai perwakilan Rempang meminta Gubernur Kepri agar bisa menyurati Presiden untuk menolak relokasi warga Rempang,” tegasnya.

Ia meminta Gubernur Kepri agar keluar dan bertemu perwakilan Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga.

“Jika gubernur tidak keluar untuk bertemu atau perwakilan pemerintah, maka kami siap berdarah untuk membela masyarakat Rempang dan galang,” ujarnya.

Baca juga: Sambut Kehadiran Panglima TNI, Warga Rempang Bentangkan Spanduk Tolak Relokasi

Aksi demonstran ini masih berlangsung dengan pengawalan ketat oleh aparat kepolisian.

Hingga berita ini terbit Gubernur Kepri atau perwakilannya belum ada menemui massa. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News