Gubernur Ansar Dorong Anak Muda Bangun UMKM Melalui KUR BRK Syariah

UMKM
Ilustrasi, stand pelaku UMKM di Kepri. (Foto: Muhammad Chairuddin/Ulasan.co)

TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyiapkan 1.000 kuota bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk pinjaman modal usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, di tahun 2023 ini Pemprov menyiapkan subsidi bunga nol persen untuk permodalan usaha melalui Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Terlebih, ia mengajak anak-anak muda, untuk membangun usaha UMKM dengan modal dari fasilitas KUR tersebut.

“Tahun ini sejak Februari 2023 kemarin kita membuka 1.000 UMKM lagi, dengan maksimal pinjaman Rp20 juta. Kalau kawula muda berminat, silahkan manfaatkan peluang ini melalui BRK,” jelas Ansar, dalam Seminar Nasional Peluang Investasi di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (3/03).

Ansar menambahkan, bahkan siap menyiapkan ruang-ruang publik milik Pemprov Kepri untuk memudahkan para pelaku usaha yang berminat menggerakkan bisnis UMKM-nya saat ini.

“Kita akan siapkan kawasan berdagang itu, misalnya di bawah jembatan dompak, tinggal bagaimana teman-teman saja. Kita akan berikan itu nanti, tapi kita akan sama-sama tata dengan baik,” tambahnya.

Tidak hanya itu, ia pun berjanji mulai 2024 mendatang akan mempolakan anggaran untuk pengembangan seperti desa-desa wisata. Semisal kawasan desa wisata di Gunung Bintan, karena komplek ini punya prospek besar untuk berusaha.

“Saya akan coba berikan itu nanti untuk kelompok mahasiswa, serta kelompok pemuda, karang taruna dan lainnya. Supaya nanti dapat melatih kreativitas mereka melakukan di sektor perekonomian,” imbuhnya.

“Silahkan pakai pinjaman itu, dan kita akan sosialisasi terus. Ternyata masih banyak masyarakat yang cukup masifdengan informasi pinjaman itu,” tambahnya.

Baca juga: Pemprov Kepri Lanjutkan Program Pinjaman Bunga Nol Persen, 1.000 UMKM Bisa Ikut Tahun 2023