Gubernur Kepri Minta Disdik Tempatkan Siswa Tak Tertampung PPDB di Sekolah Terdekat

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. (Foto:Ardiansyah Putra/Ulasan.co)

BATAM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meminta Dinas Pendidikan (Disdik) agar menempatkan siswa tidak tertampung pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah terdekat.

Ansar mengakui daya tampung SMA di Batam saat ini masih terbatas. Oleh sebab itu diprediksi akan banyak siswa tidak tertampung saat PPDB 2023.

“Makanya nanti akan kita bahas, kita sebar. Kalau sekolah yang dibangun saat ini bisa membantu atau gunakan sekolah-sekolah terdekat,” ucapnya, Senin (26/06).

Menurutnya, Disdik Kepri akan melakukan pemetaan di setiap sekolah agar dapat menentukan kuota penyebaran siswa yang tak tertampung nanti.

Sejauh ini Pemprov Kepri telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi hal tersebut. Tahun lalu, pihaknya membangun 100 ruang belajar baru.

Sedangkan pada tahun ini, Pemprov Kepri membangun empat sekolah baru yang terdiri dari tiga SMA dan satu SMK.

“Sekarang kita lagi evaluasi PPDB bagaimana solusinya. Mudahan bisa memecah masalahnya,” ucapnya.

Baca juga: Ombudsman Pantau PPDB Beberapa Sekolah di Batam 

Selain itu, Ansar juga meminta agar BP Batam turut ambil pusing khusus pada penempatan lahan untuk sekolah. Ia berharap, BP Batam dapat memberikan lahan yang bagus dan tidak berada di tebing-tebing.

“Jangan di tebing. Dana kita habis untuk nembok agar tidak longsor itu saja. Habis bisa belasan miliar,” tutur Ansar.

“Sekolah ini kan untuk mencerdaskan anak-anak Batam. Tugas bersama. Ini kita masih negosiasi lahan walau terbatas. Investasi perlu, tapi pendidikan juga penting,” tambahnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News