Harga Beras di Karimun Naik Sampai Rp2000 Per Kilogram

Beras
Iulstrasi beras dijual pedagang. (Foto: Elhadif Putra)

KARIMUN – Harga beras mengalami kenaikan hingga Rp2000 per kilogram di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

Seorang pedagang bahan pokok di Kecamatan Tebing, Ameng membenarkan naiknya harga tersebut.

“Iya, modalnya sekarang naik. Kalau per kilo antara Rp1000 sampai Rp2000,” kata Ameng, Senin (04/09).

Menurut Ameng, kenaikan harga beras telah terjadi sejak pertengahan bulan Agustus 2023.

“Naiknya sudah tiga minggu ini. Tapi naiknya itu bertahap,” ujarnya.

Naiknya harga beras juga dibenarkan oleh seorang pedagang lain di Sei Lakam, Rizal.

“Naik sampai lima persen. Beras premium karung 25 kilogram yang kemarin Rp300.000, kini sekitar Rp350.000,” kata Rizal.

Sementara Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun Basori mengatakan, pihaknya telah menerima informasi naiknya harga beras tersebut.

“Kami terima kabar dari tanggal 1 September. Kenaikan ini hampir merata untuk semua jenis beras medium dan premium. Rata-rata naik Rp1000 sekilo,” kata Basori.

Baca juga: Perumda Tirta Karimun Perbaiki Jaringan, Sejumlah Wilayah Ini Terdampak

Menurut Basori, kondisi cuaca yang melanda daerah-daerah penghasil menjadi penyebabnya. Kemudian adanya pembatasan impor beras turut jadi alasan lain.

“Karimun bukan daerah penghasil, sehingga kita masih mengambil dari luar. Bisa jadi ini dampak dari Elnino sehingga banyak daerah-daerah penghasil banyak terdampak,” ujarnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News