Jalan Penghubung Empat Desa di Kecamatan Belat Karimun Mulai Diaspal

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat meninjau pembangunan akses jalan utama di Kecamatan Belat yang menghubungkan empat desa, Senin (11/09). (Foto:Elhadif Putra/Ulasan.co)

KARIMUN – Jalan yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kini mulai diaspal.

Saat ini pembangunan jalan di Pulau Belat masih berlanjut. Jalan aspal tersebut akan menghubungkan empat desa di Pulau Belat, yaitu Desa Sungai Asam, Desa Leboh, Desa Sebele, dan Desa Tebias.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq turun ke lokasi untuk meninjau pembangunan mengatakan pengerjaan sudah mencapai 30 persen.

“Hingga saat ini sudah pembangunan telah dikerjakan sekitar 30 persen,” kata Rafiq, Senin (11/09).

Pada tahap ini, jalan yang dibangun di Kecamatan Belat sepanjang tujuh kilometer. Pembangunan menggunakan APBN (Inpres), APBD Kabupaten Karimun dan APBD Provinsi Kepri, dengan total anggaran Rp52 miliar.

Rincian ruas jalan yang dibangun dari anggaran pusat sekitar dua kilometer, Provinsi Kepri sepanjang 1,2 kilometer dan 3,6 kilometer APBD Kabupaten Karimun.

Baca juga: Terungkap, Laki-Laki Jatuh dari Gedung KECC Karimun Dalam Keadaan Mabuk 

“Lebih kurang sekitar tujuh kilometer yang kita bangun tahun ini untuk empat desa,” ujar Rafiq.

Rafiq menyebutkan, untuk keseluruhan jalan yang akan dibangun sepanjang 19 kilometer. Oleh karena, Rafiq berharap target tersebut dapat rampung hingga akhir masa jabatannya nanti.

“Mudah-mudahan, pembangunan infrastruktur ini tidak berhenti di sini saja. Tapi dapat dilanjutkan tahun berikutnya, sampai masa akhir jabatan saya di 2024,” sebutnya.

Dengan pembangunan tersebut, lanjut Rafiq, maka masyarakat Kecamatan Belat bisa menikmati akses jalan aspal yang mulus.

“Saya sangat paham, sudah bertahun-tahun masyarakat mengharapkan jalan yang warnanya hitam, bukan kuning. Alhamdulillah, tahun ini dapat kita wujudkan dengan perlahan-lahan,” ucapnya.

Selain di Kecamatan Belat, pembangunan infrastruktur jalan juga tengah dilakukan di Kecamatan Durai, Kecamatan Ungar, Kecamatan Buru, Moro dan Pulau Kundur.