Kapolresta Barelang Minta Maaf Atas Insiden Gas Air Mata ke Sekolah

Pulau Rempang
Warga membawa siswi yang pingsan akibat gas air mata. (Foto: Muhamad Islahuddin)

BATAM – Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto memita maf atas insiden asap gas air mata yang masuk ke SD Negeri 024 Galang dan SMP Negeri 22 Batam di Pulau Rempang, Kecamatan Galang.

“Karena itu (sekolah) letaknya dekat Jembatan 4, jadi asap ke sekolah. Kami aparat kemananan, tim terpadu mohon maaf,” kata Nugroho, Kamis (07/09) malam.

Ia menilai aparat sudah bertindak sesuai prosedur dengan mengedepankan tim Satpol PP terlebih dahulu dan mengimbau agar tak melakukan tindakan anarkis.

Namun, karena massa yang terus bertinda anarkis, pihaknya lalu memasang Dalmas dan terakhir Brimob guna mengurai massa yang anarkis.

“Bagi masyarakat yang terkena dampak sekali lahi kami mohon maaf,” kata dia.

Dari data yang diterima ulasan, total ada 10 peserta didik dan satu guru di SMP Negeri 22 Batam yang terkena gas air mata.

Baca juga: KPPAD Batam: Tim Terpadu Zalim Terhadap Anak Pulau Rempang

Baca juga: Tim Terpadu Akan Dirikan 2 Posko Pengamanan di Pulau Rempang

Baca juga: Ini Kata BP Batam Soal Bentrokan Aparat dengan Warga Rempang

Kepala SMP Negeri 22 Batam, Muhammad Nazib mengatakan, asap gas air mata masuk ke sekolah saat siswa tengah belajar dan berada di dalam kelas.

“Angin bawa asap ke sini. Anak-anak jadi panik dan lari ke hutan. Yang sesak napas sudah di bawa tadi,” kata dia. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News