Mantan Relawan RSKI Galang Datangi Kantor BNPB RI Minta Uang Makan Dicairkan

Mantan Relawan RSKI Galang
Mantan relawan medis dan non-medis Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Galang saat mendatangi BNPB RI. (Foto: Ist)

BATAM – Mantan relawan medis dan non-medis Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Galang, terus memperjuangkan uang lelah pegawai (ULP) atau insentif makan mereka untuk dicairkan.

Tiga perwakilan mantan relawan RSKI Galang, Thegi, Roni, dan Syarif mendatangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Becana (BNPB) RI dan BPKP di Jakarta, Senin (27/03).

Saat ini insentif makan 139 mantan relawan masih belum dibayarkan dari Agustus hingga Desember 2022, sebesar Rp2,5 hingga 3 juta per bulan.

Syarif mengatakan, sebelumnya Koordinator Relawan Covid 19 Pulau Galang mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi melalui email Kemensekneg tanggal 10 Maret 2023, dan DPR RI Komisi VIII sebagai Mitra kerja BNPB RI.

“Hasilnya sudah direspons oleh kedua lembaga negara tersebut, tapi belum bisa dijadwalkan pertemuannya,” kata Syarif saat dihubungi ulasan.co, Rabu (29/03).

Sementara itu, terkait kehadiran mereka di kantor BNPB RI takada satu pun petinggi yang menerima mereka.

“Alasan resepsionisnya yang bersangkutan tidak ada di tempat. Kami kecewa, sudah datang jauh-jauh tapi tidak ada yang bisa kami temui,” kata dia.

Baca juga: Eks Relawan RSKI Batam Masih Menanti Pembayaran Sisa Insentif Makan

Surat tuntutan mereka akhirnya diberikan ke pihak staf Tata Usaha BNPB RI dan hanya menerima tanda tangan terima berkas dan foto.

“Lelah juga kami ke sana tapi takada ketemu siapa pun. Susah berurusan dengan birokrasi negara ini. Padahal yang kami minta hak kami,” tutupnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News