Tahanan Babak Belur Dikeroyok Tahanan di Rutan Polresta Tanjungpinang

Tahanan Babak Belur Dikeroyok Tahanan
Ratna pengacara korban (kanan) bersama keluarga Mustakim saat di Polresta Tanjungpinang. (Foto: Muhammad Bunga Ashab)

TANJUNGPINANG – Mustakim, babak belur dikeroyok tahanan lainnya di Rumah Tahanan (Rutan) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Mustakim merupakan tahanan kasus narkoba diduga dikeroyok empat orang tahanan lainnya di kamar mandi Rutan Polresta Tanjungpinang pada Rabu (06/09) lalu. Kemudian pihak keluarganya baru mengetahui kejadian itu esok harinya saat datang membesuk.

Orang tua Mustakim yang mengetahui itu langsung mengadukan masalah itu ke polisi.

“Anak saya dikeroyok di dalam tahanan, ada empat orang. Babak belur,” kata Nurani didampingi penasihat hukum Mustakim, Ratna di Polresta Tanjungpinang, Jumat (08/09).

Nuraini merasa sakit melihat anaknya babak belur. “Saya ini tak terima dipukul begitu,” ujarnya.

Lanjut, kata dia, anaknya mengalami luka di kedua mata, pipi, mulut, ada benjolan di kepala, tangan ada goresan, kakinya pincang saat berjalan.

“Pokoknya bagian muka paling parah dan jalan agak pincang juga,” ujarnya.

Di tempat sama, Ratna menambahkan ingin masalah ini diselesaikan dengan sebaik mungkin. Ia menunggu iktikad baik dari para pelaku dan keluarganya.

“Kami ingin yang terbaik, kalau ada yang sakit, diobati agar sakitnya sembuh. Intinya, ingin yang terbaik, tidak ada saling menyalahkan,” ujar Ratna.

Baca juga: Polsek Tanjungpinang Timur Bekuk 4 Pelajar Pembobol Bengkel

Sementara itu, Humas Polresta Tanjungpinang Iptu Giofany Casanova membenarkan kasus tersebut. Untuk mengetahui bagaimana peristiwanya, kata dia, masih dalam penyelidikan. Sebab, belum diketahui apa penyebab korban dikeroyok tahanan lainnya.

“Benar, keluarga korban juga sudah buat laporan. Saat masih ditangani,” kata Iptu Giofany. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News