Tak Bisa Berenang, Seorang Pelajar Tewas di Lumpur Sungai Kecil Bintan

Ilustrasi - Tenggelam. ANTARA/Shutterstock/pri.

BINTAN – Seorang pelajar berinisial Fd (16), tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Ahad (19/03). Korban diketahui tenggelam di lumpur sungai karena tidak bisa berenang.

Kepala Desa Sebong Lagoi, Mazlan menjelaskan, korban bersama dua rekannya At dan FB pergi berenang di Sungai Kecil. Awalnya, mereka bertiga ingin berenang di laut. Namun, air laut surut, sehingga mereka langsung bergeser ke Sungai Kecil.

“Sesampai di lokasi, Fd langsung terjun ke Sungai Kecil. Tapi, tidak muncul ke permukaan,” kata Mazlan, Senin (20/03).

Kemudian Fb berniat menolong Fd yang masih berada di dalam air Sungai Kecil. Namun, Fb malah meminta tolong saat muncul di permukaan. Tidak begitu lama, At langsung menolong Fb sambil melambaikan tangannya yang masih di tengah Sungai Kecil. “At ini membawa Fb ke darat dengan selamat,” ujarnya.

Kemudian At kembali terjun ke Sungai Kecil dengan cara menyelam untuk menolong Fd. Tapi, At tidak bisa menarik korban ke darat. At meminta tolong kepada warga setempat.

“Dasar Sungai Kecil itu lumpur. Jadi, korban tenggelam di lumpur itu. Warga sempat bawa korban ke Puskesmas terdekat. Tapi, sudah tidak bisa di tolong lagi (meninggal),” ucap dia.

Atas kejadian tersebut, ia akan memasang spanduk larangan tidak boleh berenang di wilayah Sungai Kecil. “Ada sekitar lima sampai enam titik kubangan air bekas galian di sini,” kata dia.

Baca juga: Pelajar Tenggelam di Pantai Trikora Ditemukan Meninggal

Sementara itu,Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasatpol Airud) Polres Bintan, Iptu Sarianto juga meminta kepada orang tua untuk selalu mengawasi anaknya. “Jangan main air, baik di pinggir pantai maupun danau,” sebut Iptu Sarianto. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News