Daerah

Awal Ramadan 2021, Ini Harga Barang Kebutuhan Jelang Lebaran

Tanjungpinang, Ulasan.co – Sejak awal bulan Ramadan 1442 H, harga ayam di pasar Tanjungpinang mulai mengalami kenaikan. Selain itu, harga cabai dan ikan mengalami penurunan, sedangkan bahan lainnya masih stabil.

Harga Ayam Alami Kenaikan

Ahmad, salah seorang pedagang ayam mengatakan bahwa kenaikan harga tersebut terjadi sejak bulan Ramadan. Harga ayam tersebut mengalami kenaikan kisaran Rp2.000. Sebelumnya, harga ayam hanya Rp38.000., kini harga ayam mencapai Rp40.000.

“Naik, yang tadinya hanya Rp38.000., sekarang jadi Rp40.000,” jelas Ahmad, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga

https://ulasan.co/kasus-aktif-capai-240-orang-wali-kota-tanjungpinang-tekankan-warga-disiplin-prokes/

Menurut Ahmad, bahkan, kenaikan tersebut terjadi sejak beberapa hari sebelum bulan Ramadan. Meskipun sempat mengalami penurunan, harga ayam kembali mengalami kenaikan.

“Bahkan sebelum puasa sudah mulai naik. Kemarin sempat turun. Tapi naik lagi,” jelasnya lagi.

Lanjut pria paruh baya itu, bahkan saat ini harga ayam kembali mengalami kenaikan. Namun, ia belum menaikkan harga ayam yang ia jual. Ahmad mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang menjadi penyebab. Beberapa faktor tersebut ialah jumlah pembeli, besar kecilnya ayam, dan juga banyak atau tidaknya stok dari pemasok.

“Ya banyak sih. Tergantung pemasok juga. Kadang-kadang ayamnya lambat masuk, ayamnya kecilnya ayam juga. Orang beli juga pengaruh,” tambah pedagang ayam yang telah berjualan selama kurang lebih 30 tahun itu.

Lanjut Ahmad, biasanya menjelang lebaran, harga ayam akan kembali mengalami kenaikan. Ia pun memprediksi hal tersebut akan terjadi pada saat menjelang lebaran mendatang. Ia berharap agar harga ayam tidak mengalami kenaikan lagi, khususnya pada saat menjelang lebaran.

Harga Cabai Turun, sedangkan Sayuran dan Lainnya Stabil

Wandi salah seorang pedagang mengatakan bahwa harga cabai rawit dan cabai merah mengalami penurunan, sedangkan harga seperti tomat, bawang, dan barang lainnya masih stabil.

Baca Juga

https://ulasan.co/lam-minta-gedung-seniman-minta-taman-budaya/

“Harga barang lagi stabil, kalau cabai turun,” jelasnya, Rabu (21/4/2021).

Harga cabai merah biasanya mencapai Rp60.000 lebih, sedangkan harga cabai rawit biasanya kisaran Rp56.000 – Rp58.000. Namun sekarang, harga kedua jenis cabai tersebut sedang mengalami penurunan.

“Sekarang lagi turun. Cabai merah biasa Rp60.000 lebih, kalau cabai rawit Rp56.000 sampai Rp58.000. Ini sudah turun,” jelas Wandi lagi.

Lanjutnya, untuk harga bawang India Rp16.000 – Rp18.000 perkilonya, bawang bombai Rp18.000, tomat Rp12.000—Rp14.000, dan cabai hijau Rp20.000.

Wandi pun memprediksi harga barang akan kembali mengalami kenaikan saat menjelang lebaran mendatang.

“Mungkin nanti dekat-dekat mau lebaran naik lagi ini tampaknya,” ucapnya.

Harga Ikan Alami Penurunan

Deni salah seorang pedagang ikan mengatakan harga ikan pada bulan puasa mengalami penurunan. Menurutnya, hal itu karena pembeli sedang sepi. Masyarakat yang mengonsumsi ikan pun sedikit berkurang pada bulan puasa. Salah satu contohnya ialah ikan Tongkol Putih dan Benggol. Kedua ikan tersebut merupakan jenis ikan yang dapat dikatakan favorit masyarakat.

“Ikan sekarang lagi turun. Itu tongkol putih. Karena lagi sepi sekarang 25 aja. Turun. Pembeli sepi. Karena bulan puasa kan, orang makan ikan sedikit saja. Biasanya yang paling diminati itu tongkol putih dan benggol,” tuturnya.

Hal yang sama juga terjadi pada harga ikan Benggol. Lanjutnya, sebelum bulan puasa, para pembeli cukup ramai sehingga ikan yang dihabiskan pun cukup banyak.

“Itu Benggol, 20 ribu. Harganya turun, anjlok. Karena yang beli sepi. Kalau sebelum puasa bisa habis 2 fiber, 3 fiber. Kalau seperti ini kan Cuma habis 1 saja,” jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dimas yang juga seorang pedagang ikan. Menurutnya harga ikan dan hasil laut lainnya sedang turun.

“lagi hancur, rata-rata hampir semua ikan lagi murah,” ujarnya.

Jelang lebaran, Ia memprediksi harga akan tetap sama. Ia menilai bahwa di bulan puasa ini masih cukup tinggi. (Din)

Related Articles

Back to top button