IndexU-TV

Kemenparekraf Dukung Penuh Pembangunan Sirkuit F1 di Bintan

Kemenparekraf Dukung Penuh Pengembangan Sport Tourism di Kepri
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendatangi wisata mangrove bakau pandang tak jemu. (Foto: Muhamad Ishlahuddin)

BATAM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung penuh pariwisata berbasis olahraga atau Sport Tourism yang akan dikembangkan di Kepulauan Riau (Kepri).

“Kita dukung 1.500 persen pariwisata berbasis olahraga ini, karena ini menjadi primadona di kalangan masyarakat,” kata Menparekraf, Sandiaga Uno, saat meninjau 50 desa wisata terbaik Pandang Tak Jemu, Kampung Tua Bakau Serip, Nongsa di Batam, Selasa (31/5).

Salah satu yang akan didukung penuh oleh Kemenparekraf yakni pembangunan sirkuit F1 di Kabupaten Bintan.

“Kita pastikan pembangunan sirkuit F1 sesuai dengan lingkungan hidup berbasis, clamid change mangrove. Rencananya tema besarnya untuk mengangkat perekonomian kita,” kata dia.

Baca juga: Masuk Wisata Terbaik, Sandiaga Uno Kunjungi Pandang Tak Jemu di Batam

Sandiaga Uno menambahkan, di Kepri juga ada event Golf International di Batam yang akan digelar pada September mendatang.

“September nanti insyaallah akan ada event golf international di Batam dan kita sangat mendukung penuh,” katanya.

Selain itu, Kemenparekraf dalam waktu dekat akan mendukung kegiatan Formula E yang akan digelar di DKI Jakarta.

“Kami sudah memberikan dukungan berupa perizianan dan surat fasilitasi dalam mengurus kelengkapan penyelenggaraannya,” katanya.

Baca juga: Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip Masuk 50 Besar ADWI 2022

Menurutnya, kegiatan Formula E juga mengusung tema clamid change dan sangat cocok dengan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Kami ikut promosikan dan tugas fungsi kita, kami juga berkoordinasi dengan dengan penyelenggara. Semua telah kami siapkam semua on track,” ujarnya.

“Inikan juga kegiatannya B to B. Kolaborasi ini berjalan lancar. kita juga garcep, satu dua hari izinnya selesai,” pungkasnya.

Exit mobile version