KesraTerkini

Mahasiswa FKIP UMRAH Keluhkan Lahan Parkir Becek

Tanjungpinang, Ulasan.Co – Lahan Parkiran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) beberapa hari ini dipenuhi dengan genangan air yang disebabkan hujan, lahan parkir yang berdasarkan tanah merah atau tanah bauksit tersebut menyebabkan lahan terlihat kotor dan becek.

Tanah yang becek itu menyebabkan sejumlah kendaraan yang diparkir di lahan tersebut menjadi kotor akibat percikan air yang bercampur tanah bauksit, hingga kini menjadi salah satu keluhan mahasiswa FKIP khususnya yang memarkirkan kendaraan di lahan tersebut.

Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini dan terkadang tidak menentu menjadikan keresahan mahasiswa untuk memarkirkan kendaraan pribadi mereka di lahan parkiran FKIP, terkadang mereka sendiri curi-curi kesempatan untuk memarkirkan kendaraan mereka dilahan fakultas lainnya.

Menurut pandangan Octa salah satu mahasiswa FKIP sendiri, merasa tidak nyaman untuk memarkirkan kendaraan miliknya di lahan parkiran belakang. Ia mengharapkan adanya pembaharuan yang dapat dilakukan oleh pihak fakultas sendiri.

“Ya kalau keadaan seperti sekarang ini yang sering hujan pasti becek dan kendaraan otomatis kotor. Saya tekankan untuk pihak fakultas agar mengambil kebijakan untuk menambahkan paving block atau menyemen lahan parkir tersebut,” ujarnya pada Sabtu, (13/12).

Octa pribadi menyampaikan bahwasanya perlu ada tanggapan dari ORMAWA (Organisasi Mahasiswa) yang bergerak untuk menyampaikan masalah ini ke fakultas.

“Petinggi-petinggi kampus seperti BEM, DLM, dan HIMA ada baiknya untuk menghadap dan membicarakan masalah ini ke pihak fakultas,” ujarnya lagi.

Walaupun sempat dikatakan bahwa lahan parkiran belakang ini milik mahasiswa FKIP, namun keadaanya lahan yang difasilitaskan tidak sesuai dengan keinginan mahasiswa.

“Sebenarnya miris melihat lahan parkiran fakultas kita yang seperti ini jika dibandingkan dengan fakultas-fakultas lainnya yang tidak becek-becekan dan kemerah-merahan dimotor mereka seperti ini,” tegas Udin salah satu ketua Himpunan Mahasiswa.

Untuk masalah ini pihak ORMAWA se-FKIP sendiri sudah pernah membahasnya bersama, walau sedikit sudah mulai adanya penambahan fasilitas namun untuk lahan parkir sendiri masih belum adanya perubahan.

“Untuk pergerakannya sendiri itu sudah pernah dilakukan oleh ORAWA pada periode sebelumnya, namun memang sampai sekarang masih belum ada tanggapan dari pihak fakultas,” pungkasnya.

Pewarta: Atiya

Tags

Related Articles

Back to top button
Close