IndexU-TV

Mantan Sales Home Kredit Gunakan 30 Akun Konsumen Belanja hingga Rp250 Juta

Mantan Sales Home Kredit Gunakan 30 Akun Konsumen Belanja hingga Rp250 Juta
Para korban saat berkempul membahas perbuatan pelaku mantan sales Home Kredit (Foto: Muhammad Chairuddin)

Tanjungpinang – Puluhan warga Tanjungpinang dan Bintan, Kepulauan Riau menjadi korban mantan sales Home Kredit bernama Deni. Pasalnya, Deni menggunakan akun milik konsumen berbelanja hingga Rp250 juta.

Ipul, salah seorang pemilik akun menduga Deni telah menggunakan akun miliknya mengambil barang di Home Kredit sejak Oktober 2021 lalu.

“Saya dapat notifikasi (pemberitahuan) pembayaran Home Kredit di Handphone. Padahal tidak pernah mengambil barang apapun di Home Kredit,” kata Ipul di Tanjungpinang, Selasa (01/02).

Lanjut, kata Ipul, Deni menduga meretas akun miliknya. Sebab, Deni pernah menjadi sales di Home Kredit. Deni mengetahui akun Home Kredit miliknya, karena pernah mengecek simulasi harga dari handphone-nya. Saat itu,Ipul percaya begitu saja kepada Deni.

“Dia (Deni) pakai akun kami untuk ambil barang. Akun saya saja dia pakai beli iPhone 13. Total tagihannya sudah Rp21 jutaan,” katanya.

Ragil korban lainnya menyampaikan, Deni mengiming-imingi dirinya dengan imbalan.

“Alasannya karyawan tidak bisa ambil. Katanya nanti akan dikasih beberapa persen,” tuturnya.

Para korban menuntut agar Deni segera melunasi utang dan membersihkan nama mereka. Jika tidak dilaksanakan, para korban akan melaporkan Deni ke Polres Tanjungpinang.

Baca juga: Balap Liar Meresahkan Warga Tanjungpinang

Sementara itu, Deni membenarkan perbuatannya. Ia mengaku setidaknya 30 warga Tanjungpinang dan Bintan yang menjadi korban.

“Sekitar 30 akun. Totalnya sekitar Rp250 juta,” ungkap Deni saat dikonfirmasi.

Deni mengambil barang di Home Kredit dengan akun para konsumen. Kemudian, barang tersebut dijual kepada rekannya yang berada di Kijang, Bintan.

“Iya betul. Barangnya dijual. Hasilnya dipakai bayar untuk tutupin cicilan yang lain,” ucap Deni.

Selain itu, Deni juga menggunakan uang hasil penjualan itu untuk membayar utangnya di Pinjaman Online (Pinjol).

Deni pun berjanji akan melunasi segala tunggakan atas aksinya selama ini. (*)

 

Exit mobile version