DaerahKesehatan
Trending

Puluhan Mahasiswa Duduki Fasilitas Pemda Akibat Kecewa

Tanjungpinang, Ulasan. Co – Puluhan mahasiswa asal Kabupaten Anambas mengelar aksi dengan menduduki Mess Pemda pada Selasa (5/5).

Aksi tersebut dilakukan setelah mereka menilai pemerintah Kabupaten Anambas telah lalai dalam mengatasi kepulangan mahasiswa dan masyarakat Anambas yang saat ini berada di Kota Tanjungpinang. Hal tersebut disampaikan oleh Khaidir selalu Korlap pada aksi tersebut.

“Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan kami pada Pemkab Anambas yang lalai serta tidak memberikan kepastian terkait kepulangan kami dan masyarakat Anambas yang terkena dampak Covid-19 di Tanjungpinang,” ujarnya.

Khaidir menejelaskan bahwa sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Kabupaten Anambas (HIMKA) – Tanjungpinang telah melayangkan surat permohonan pemulangan yang didalamnya berisikan opsi pemulangan.

“Kami sudah dua kali kirimkan surat pemulangan mahasiswa dan masyarakat. Kami juga beri opsi yaitu penjemputan dan kalau tak bisa, minta bantuan kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya Pemda Anambas telah menggelar rapat sebanyak dua kali yang hasilnya adalah pembukaan kembali perjalanan ke Anambas selama 4 trip. Keputusan tersebut ditolak mentah-mentah oleh HIMKA, hal tersebut dikarenakan pemulangan selama 4 Trip itu dapat digunakan oleh orang lain.

“Pembukaan kembali dengan penjemputan kan beda. Kalau dibuka kembali, kita tidak tau siapa aja yang ikut. Bisa saja bukan orang Anambas. Lagi pula itu berbayar,” tegas Khaidir.

Ia mengatakan pihaknya telah menunggu kejelasan dari Pemkab dan PT. Rempang sejak 23 April 2020 hingga saat ini. HIMKA pun sebelumnya telah mendatangi kantor PT. Rempang. Namun kantornya sudah tutup sejak 2 Minggu lalu. Aksi tersebut akan dilakukan hingga adanya kejelasan dari Pemkab Anambas terkait pemulangan mahasiswa dan masyarakat Anambas.

Khaidir menegaskan selagi belum ada kejelasan, maka HIMKA akan terus duduki Mess Pemkab dengan jumlah massa yang semakin bertambah.

Pewarta : Chairuddin

Tags

Related Articles

Back to top button
Close