KKP Batam Pasang Thermal Scanner di Pelabuhan Internasional Antisipasi Covid-19 Singapura

Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre. (Foto:Irvan Fanani/Ulasan.co)

BATAM – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memasang alat pengukur suhu badan (thermal scanner) di Pelabuhan Internasional yang ada di Kota Batam.

Kepala KKP Kelas I Batam, Ahmad Hidayat mengatakan, tindakan tersebut merupakan upaya pihaknya untuk meningkatkan kewaspadaan meningkatnya kasus Covid-19 di Singapura.

Untuk itu, KKP Batam merespon cepat untuk mengantisipasi dengan meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk internasional di wilayah Batam.

Lonjakan kasus Covid-19 di Singapura tercatat mencapai 20 ribu kasus, pada periode 19-25 November 2023.

“Untuk peningkatan pengawasan di pintu-pintu masuk internasional itu sebenarnya sudah kita mulai sejak adanya kasus pneumonia. Kita juga sudah mulai sosialisasi kepada masyarakat sejak kemarin,” kata Ahmad Hidayat, Kamis 7 Desember 2023.

Meski tidak ada persyaratan khusus untuk perjalanan dari luar negeri ke Indonesia, KKP tetap melakukan pengawasan di pintu-pintu masuk internasional.

“Tidak ada penutupan pintu masuk, tapi kita tetap melakukan pengawasan di pintu-pintu kedatangan,” sambungnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak di Singapura, Dinkes Batam Aktifkan SKDR

KKP juga mengimbau, agar masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dini, terutama bagi golongan rentan dan mereka yang sedang sakit saat berada di tempat umum.

Ahmad juga mendorong masyarakat untuk melengkapi vaksinasi hingga booster kedua. Sementara pemerintah hingga saat ini terus menyediakan vaksin, melalui Dinas Kesehatan melalui di Puskesmas.

“Itu anjuran pemerintah meskipun pandemi Covid-19 sudah dinyatakan dicabut,” ucapnya.

Ahmad juga menyarankan, untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak ke negara-negara dengan lonjakan kasus Covid-19.

Dijelaskannya, dari data Kemenkes RI menunjukkan peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia dalam satu minggu terakhir. Meski demikian, peningkatan kasus tersebut masih dalam kategori terkendali.

“Minggu lalu terjadi peningkatan kasus Covid-19 sebanyak 200 sampai 267 kasus tidak salah. Saat ini, kita terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memantau peningkatan kasus Covid-19 ini,” jelasnya.