Vaksinasi Lansia di Bintan Belum Capai 60 Persen

Gubernur Kepri Prihatin Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan di SPN Dirgantara Batam
Gubernur Kepri Ansar Ahmad (Foto: Ardiansyah Putra)

Tanjungpinang – Capaian vaksinasi untuk lansia di Kabupaten Bintan belum capai 60 persen. Begitu juga dengan tiga kabupaten lainnya, yaitu Anambas, Natuna dan Karimun.

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengatakan capaian vaksinasi lansia di empat daerah di provinsi itu masih rendah. Dari data yang dimiliki, sampai 14 November, daerah yang sudah melewati target 60 persen vaksinasi lansia adalah Tanjungpinang, Batam, dan Lingga.

“Sementara kabupaten yang lain masih harus bekerja keras menggencarkan vaksinasi bagi lansia,” kata Ansar di Tanjungpinang, Selasa (16/11).

Oleh karema itu, ia mengimbau agar lansia di Kepri untuk segera divaksin, karena vaksin adalah kunci utama untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang terdekat dari bahaya COVID-19.

Vaksinasi bagi lansia, katanya, juga menjadi indikator asesmen atau penilaian bagi levelisasi PPKM di daerah.
Pemerintah pusat akan menurunkan level bagi daerah yang sudah mencapai vaksinasi lansia di atas 60 persen.

“Kita ingin semua daerah di Kepri dapat segera masuk level 1, sekarang kasus harian COVID-19 sudah sangat menurun. Hanya vaksinasi lansia saja yang menjadi kendala kita,” ujarnya.

Selain itu, Ansar juga fokus menyelesaikan masalah kesimpangsiuran data, sehingga ditetapkan untuk menggunakan data vaksinasi di dashboard Komite Penangangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Baca Juga : 

Gubernur Kepri Minta Nakes Tak Paksa Lansia Ikut Vaksinasi

Sinkronisasi data menjadi masalah utama dalam percepatan vaksinasi lansia di Kepri. Di Kabupaten Lingga misalnya, terdapat beberapa Puskesmas yang masih mencatat manual data vaksinasi dan belum memasukkan data tersebut pada aplikasi PCare.

Menyiasati hal tersebut, lanjut dia, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga memanggil seluruh tenaga Puskesmas untuk memasukkan data yang awalnya dicatat menual ke aplikasi PCare. Hasilnya data vaksinasi lansia di Kabupaten Lingga dapat melesat dengan tajam.

“Kabupaten lain dapat mengikuti cara seperti di Lingga, mana saja Puskesmas yang masih mencatat secara manual segera panggil. Dudukkan masalah data ini, sehingga bisa jelas semuanya tercatat dalam aplikasi PCare,” ujar Gubernur.

Ansar mengingatkan tentang pentingnya capaian vaksinasi lansia, sebab pemerintah pusat mewacanakan tidak akan memberikan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun bagi daerah yang belum mencapai target 60 persen vaksinasi lansia.

Baca Juga :

 Tim Mobil Gurindam 12 Korem 033/WP dan Kodim 0315/Bintan Gencarkan Vaksinasi

“Oleh karena itu, daripada masyarakat menyalahkan kita karena tidak memenuhi syarat, kita harus terus mengejar bersama vaksinasi lansia ini,” tuturnya.

Ia menginstruksikan kepada kepala daerah di Kepri untuk melaksanakan vaksinasi lansia secara khusus tanpa mencampurkan agenda vaksinasi tersebut dengan kalangan lain, seperti masyarakat umum dan lainnya.

Selain itu, meminta seluruh kepala daerah untuk menyiapkan data-data yang jelas terkait jumlah dan sasaran anak usia 6 sampai 11 tahun.

“Kalau pemerintah pusat sudah memberikan lampu hijau, tentu akan segera kita laksanakan. Sekarang kita persiapkan dulu data-datanya,” terang Ansar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *