Waspada Kejahatan Kerah Putih, Kenali Jenis Kejahatannya

Penangkapan
Ilustrasi, penangkapan (Foto: ulasan.co/canva)

Hai Sahabat Ulasan. Pernah dengar dengan sebutan kejahatan kerah putih. Mungkin agak asing di telinga mendengar istilahnya.

Kali ini ulasan.co, mengulas kejahatan kerah putih. Istilah kerah putih mengacu pada para pelaku kejahatan ini yang sering mengenakan pakaian formal, seperti kemeja berkerah putih, yang umumnya dipakai dalam lingkungan bisnis dan profesional.

Kejahatan ini menyasar persoalan ekonomi atau keuangan dilakukan seseorang yang berada di dalam organisasi, lembaga atau perusahaan.

Kejahatan kerah putih dilakukan oleh individu yang memiliki jabatan tinggi atau pengambil keputusan di lembaga, perusahaan atau organisasi tersebut.

Kejahatan kerah putih seringkali dilakukan untuk mendapatkan keuntungan finansial secara ilegal atau dengan cara menipu sistem keuangan atau ekonomi. Contoh kejahatan kerah putih termasuk penipuan, korupsi, pencucian uang, insider trading, manipulasi pasar, penggelapan dana, pemalsuan dokumen, dan tindakan ilegal lainnya yang terkait dengan keuangan dan bisnis.

Perbedaan utama antara kejahatan kerah putih dan kejahatan biasa adalah pelaku kejahatan kerah putih umumnya merupakan individu atau kelompok yang memiliki akses dan wewenang terhadap sumber daya keuangan atau informasi rahasia yang memungkinkan mereka untuk melakukan tindakan ilegal dengan lebih canggih dan kompleks.

Kejahatan kerah putih sering kali menjadi fokus penegakan hukum dan investigasi oleh lembaga penegak hukum dan badan regulator untuk memastikan keadilan dan ketertiban di dunia bisnis dan keuangan. Penegakan hukum terhadap kejahatan kerah putih sangat penting untuk melindungi masyarakat dan memastikan integritas sistem keuangan dan bisnis.

Berikut jenis-jenis kejahatan kerah putih:

Penipuan

Termasuk penipuan keuangan, penipuan asuransi, penipuan kartu kredit, dan penipuan investasi, di mana pelaku menggunakan informasi palsu atau menyesatkan untuk mengelabui orang atau perusahaan lain demi mendapatkan keuntungan finansial.

Pencucian Uang

Proses mengubah uang yang berasal dari kegiatan ilegal menjadi tampak sah dan legal dengan cara mengalirkannya melalui berbagai transaksi dan rekening bank.

Insider Trading

Penggunaan informasi rahasia yang tidak diketahui publik untuk melakukan transaksi saham atau sekuritas lainnya demi mendapatkan keuntungan di pasar keuangan.

Korupsi

Penyalahgunaan kekuasaan atau posisi untuk memperoleh keuntungan pribadi atau memberikan hak istimewa kepada orang lain secara tidak sah.

Manipulasi Pasar

Upaya untuk mempengaruhi harga pasar atau volume perdagangan dengan cara yang tidak sah atau tidak etis untuk mendapatkan keuntungan.

Penggelapan Dana

Pengalihan atau pembebasan dana secara ilegal dari organisasi atau perusahaan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

Baca juga: Ulasan Sejarah Nusantara Hingga Reformasi

Pemalsuan Dokumen

Membuat, mengubah, atau menggunakan dokumen palsu atau palsu untuk tujuan menipu atau mendapatkan keuntungan finansial.

Kejahatan Pihak Dalam

Kejahatan yang dilakukan oleh karyawan, pejabat, atau anggota suatu organisasi yang memanfaatkan posisi mereka untuk mencuri, menggelapkan dana, atau melakukan tindakan ilegal lainnya terhadap perusahaan atau organisasi tempat mereka bekerja.

Kejahatan Perbankan dan Keuangan

Melibatkan aktivitas ilegal yang terkait dengan perbankan, termasuk penipuan perbankan, penggelapan dana bank, atau penyalahgunaan dana nasabah.

Kejahatan di Bidang Teknologi dan Komputer

Misalnya, peretasan komputer, serangan siber, atau pencurian data sensitif untuk keuntungan finansial. (*)

Sumber: umsu.ac.id

Ikuti Berita Lainnya di Google News