Ada Buaya, Warga Tembeling Diimbau Tidak Berenang di Laut

Lurah Tembeling Tanjung
Lurah Tembeling Tanjung, Waliyar Rachman. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Warga Kampung Tembeling, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diimbau sementara tidak beraktivitas di laut. Imbauan ini untuk mengantisipasi adanya buaya dapat membahayakan warga.

“Terutama anak-anak untuk tidak berenang dulu di laut,” kata Lurah Tembeling Tanjung, Waliyar Rachman di Bintan, Rabu (06/09).

Rachman menyebutkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, apabila buaya kembali muncul hingga mengganggu warga Kampung Tembeling agar segera ditangkap.

“Ya, kita minta BPBD untuk tangani kemunculan buaya di rumah warga. Pihak BPBD juga sudah koordinasi dengan BKSDA di Batam terkait buaya tersebut,” sebut dia.

Dalam kesempatan ini, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, Ramlah berjanji akan memasang spanduk imbauan larangan agar warga tidak bermain dan berenang di perairan Kampung Tembeling.

“Kita akan pasang spanduk imbauan di lokasi itu. Tidak mungkin kita menangkap buayanya, agak sulit,” ucap Ramlah.

Menurut dia, lokasi tersebut merupakan alur buaya. Oleh karena itu, warga harus waspada dan berhati-hati di lingkungan tempat tinggalnya.

“Jangan berenang di laut dulu. Kita harus waspada dan tetap berhati-hati, ya,” imbaunya.

Baca juga: Buaya Masih Intai Warga Tembeling Bintan

Untuk saat ini, ada beberapa wilayah yang sering buaya muncul di Bintan, yaitu di wilayah Kelurahan Sei Lekop, Kelurahan Kijang Kota, Kelurahan Toapaya, Teluk Bakau, Pengujan, di dua jembatan arah Jalan Lintas Barat dan Kampung Tembeling.

“Yang kita tau, baru wilayah itu, buaya sering muncul dan mengganggu warga setempat,” sebut dia. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News